BeritaKaltim.Co

Andi Harun Dukung Timnas Brazil, Tapi Menunggu Kejutan Timnas Asia di Piala Dunia Qatar 2022

BERITAKALTIM.CO – Demam sepak bola di kalangan masyarakat sudah terjadi sejak dimulainya perhelatan piala dunia 2022 di Qatar, setiap orang yang nonton pasti mempunyai tim unggulan yang dijagokan untuk menjadi juara.

Tak terkecuali Wali Kota Samarinda Andi Harun, dirinya saat ini menjagokan Timnas Brazil yang saat ini sudah diketahui masuk kedalam 16 besar piala dunia Qatar 2022.

Disamping dirinya menjagokan timnas Brazil, Andi Harun juga berharap ada wakil timnas dari benua asia yang bisa menjadi kejutan untuk masuk semifinal piala dunia Qatar 2022.

“Dari hasil uji coba, dari segi pelatih serta semua aspek yang telah dilalui itu Timnas Brasil. Terutama dari sisi kesempurnaan materi pemain,” ucap Andi Harun, Rabu (30/11/2022).

“Selain timnas Brazil, saya harap ada wakil asia yang mampu menjadi kuda hitam yang bakal memberikan kejutan di ajang piala dunia ini” Sambungnya.

Sebagai orang yang juga berkecimpung di dunia olahraga, AH menjagokan Timnas Brasil karena segudang prestasinya serta bakat dan talenta para pemain kesebelasan tersebut.

Namun demikian, jika berbicara favorit. Kata AH, hal itu lain cerita. Sebab dalam helatan Piala Dunia dirinya selalu menunggu momen gebrakan dari negara-negara yang tidak terlalu diunggulkan.

Kendati demikian, AH menerangkan kalau dalam helatan olahraga yang bersih dan prefesional maka semua hal bisa menjadi tidak menentu. Meski banyak negara di Benua Eropa dan Brasil dengan segudang talentanya, itu tidak selalu menjadi jaminan pasti memenangkan trofi bergengsi tersebut.

“Kalau berbicara dari sisi olahraga, kedalaman squad, kedalaman materi pemaian itu ada di sisi Brasil. Tapi tidak selamanya bicara statistik Jepang tidak bisa jadi juara. Karena selalu ada faktor faktor lain. Misalnya cidera dan lainnya. Tapi kalau kedalaman squad saat kick off itu Brasil menurut pengamatan saya. Tapi kalau harapan saya negara-negara Asia bisa membuat kejutan,” pungkasnya. #ADV

Comments are closed.