BERITAKALTIM.CO – Semakin majunya tekhnologi di era digital membuat Wali Kota Samarinda Andi Harun akan menerapkan sistem pelayanan digitalisasi di setiap kelurahan.
Rencana ini dikatakan Andi Harun saat ditemui awak media di kantor Balaikota Samarinda, pada Rabu (30/11/2022).
Namun penerapannya akan membutuhkan waktu, dirinya aka mencoba satu atau dua kelurahan dulu sebagai percontohan selanjutnya akan diterapkan di 59 Kelurahan di Kota Samarinda.
“Kita akan melakukan projek percontohan satu dua lurah di setiap kecamatan untuk kantor lurah itu berbasis digital,” ujar Andi Harun
Sebelum itu AH panggilan akrab Wali Kota Samarinda akan mengarahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memperbarui fasilitas pelayanan administrasi di daerah pada tahun 2023.
“Setelahnya akan nanti pengurusan pelayanan publik disebagian urusan sudah bisa diakses melalui android melalui berbasis web,” terangnya.
Diharapkan AH, tahun 2024 sudah menggunakan sistem digitalisasi disetiap Kelurahan di Kota Samarinda.
“Kalau ini berhasil, maka tahun 2024 kita akan seragamkan seluruh wilayah kelurahan,” pungkasnya.
Sistim pelayanan digital menjadi komitmen Andi Harun dalam masa jabatannya. Lantaran komitmen itu pula dia terpilih mengikuti Digital Leadership Academy (DLA) di Singapura pada 23 November 2022 hingga 26 November 2022.
Digital Leadership Academy atau DLA merupakan program pelatihan unggulan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika yang pelaksanaannya dirancang bersama perguruan tinggi terbaik dunia, di antaranya National University of Singapore (NUS), Tsinghua University, Harvard University dan University of Oxford. Politikus yang biasa disapa AH itu terpilih bersama 20 kepala daerah lain se-Indonesia. #ADV
Comments are closed.