Agiel Suwarno Usul Perusda Dievaluasi Secara Berkala

oleh -
Anggota DPRD Kaltim Agiel Suwarno. Foto: Dok. DPRD Kaltim

BERITAKALTIM.CO- Perusda alias perusahaan daerah dan disebut pula BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) masih menjadi perbincangan kalangan legislator. Salah satunya dari Anggota DPRD Kalimantan Timur Agiel Suwarno.

Politisi dari fraksi PDI Perjuangan itu meminta agar perusahaan daerah (Perusda) milik Pemerintah Provinsi dievaluasi secara berkala.

Usulan itu disampaikan bukan tanpa alasan. Selama ini, yang terjadi, tidak terlihat adanya evaluasi berkala sehingga melemahkan fungsi pengawasan DPRD.

Padahal, evaluasi berguna untuk mengetahui progres dan pencapaian target untuk memaksimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)

“Melihat dari penyertaan modal Pemprov selama ini, kami merasa PAD yang disumbangkan masih sangat kecil. Ini yang perlu dievaluasi agar ke depan sumber PAD dari Perusda lebih meningkat lagi,” ujar Agiel Suwarno kepada wartawan di Samarinda, Senin (21/11/2022).

Ia menilai, Perusda selama ini sudah banyak dimanjakan oleh Pemprov Kaltim karena setiap tahun terus disuntik dana penyertaan modal. Contoh seperti Bankkaltimtara yang baru saja didukung penyertaan modal sebesar Rp 200 miliar.

Agiel mengaku dirinya berlatar belakang pengusaha, jadi sangat paham bagaimana cara berbisnis.

Menurutnya, untuk mendapatkan modal saja harus berhutang. Sedangkan Perusda modal sudah di depan mata, dan tidak memikirkan hutang pengembaliannya. Hanya saja, mereka harus tentukan target yang jelas dan terukur.

Dia mengemukakan, beberapa waktu lalu Komisi II DPRD Kaltim menggelar pertemuan dengan Bankkaltimtara. Salah satu agenda yang dibahas adalah soal penyertaan modal Pemprov ke Bankkaltimtara sebesar Rp 200 miliar.

Lanjutnya, pada saat itu pimpinan Bankaltimtara menyampaikan kinerja mereka sehat berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan hal itu patut diapresiasi .

Namun yang diharapkan bukan hanya sekadar predikat sehat, tapi apakah target – target untuk setoran PAD sesuai target tahun lalu dan apa saja yang mereka minta secara detail untuk pengembangan usaha. Berapa target target yang tercapai per triwulan, data itu yang belum terbaca secara detail.

“Saya berkeinginan agar Komisi II memanggil satu per satu Perusda milik Pemprov Kaltim untuk mempresentasikan rencana bisnis dan target pencapaian pendapatan. Dari situ bisa ditelaah apakah capaian target PAD bisa dimaksimalkan setiap Perusda,” ujar Agiel. #ADV

No More Posts Available.

No more pages to load.