BeritaKaltim.Co

Seru-seruan Reuni SMP Bakom 1990 Samarinda

BERITAKALTIM.CO- Welcome back ! Itulah yang tertulis besar dalam spanduk acara reuni Angkatan tahun 1990 SMP Kesatuan Samarinda. Gairah seru-seruan tumpah bersama cerita-cerita nostalgia setelah 32 tahun meninggalkan sekolah.

SMP Kesatuan adalah salah satu sekolah terkenal di Kota Samarinda. Dulu akrab disebut SMP Bakom milik Yayasan Sumber Mas yang dipelopori pengusaha Yos Soetomo. Gedung sekolah tempat belajar mereka di Jalan Ruhui Rahayu Samarinda.

Keceriaan masa remaja 32 silam saat masih duduk di bangku sekolah,  seolah baru terjadi kemarin setelah mereka bertemu kembali pada acara reunian 1 Desember di Hotel Mercure Samarinda. Usia mereka yang rata-rata sudah di atas kepala empat, tak menyurutkan semangat untuk bernyanyi dan berjoget bersama.

“Ya seru ya. Bisa berkumpul lagi setelah 32 tahun masa SMP dulu,” ucap Buyung Syachrani, salah seorang alumni SMP Kesatuan Samarinda angkatan tahun 1990.

Begitu pula yang dirasakan Vera Damayanti dan para alumni lainnya.

Para siswa SMP Kesatuan angkatan 90 ini bertambah bahagia, karena masih ada salah seorang guru mereka bisa hadir di tengah-tengah acara reuni.  Sang guru itu adalah Bapak Younan Effendi yang dulu kala itu mengajar Bahasa Indonesia.

“Tentu saya terharu dengan terlaksananya acara reunian ini. Ini murid-murid saya sudah berpisah dengan kesibukan masing-masing dan dengan profesi masing-masing,” kata Younan.

Siswa-siswi SMP Kesatuan tahun 1990 sudah terikat kembali dalam Tali silaturahmi. Dari kegiatan rindu-rinduan itu mulai muncul banyak gagasan lain, termasuk di antaranya munculnya membuat reuni dalam skala besar untuk semua angkatan.

Ya, rencananya, bulan Pebruari tahun 2023, reuni akbar SMP Kesatuan bakal digelar. Angkatan tahun 1990 sudah siap untuk menjadi pelopor pengorganisasian kegiatan bersama angkatan-angkatan lainnya.

Dari Samarinda, Hardin, BKTV, melaporkan. #

>>Berita ini sudah tayang dalam bentuk berita video di akun Youtube BKTV Channel, official Beritakaltim.co

Comments are closed.