BeritaKaltim.Co

Harga Beras Premium Merangkak Naik, Coba Beralih Beras Produk Lokal

BERITAKALTIM.CO- Harga beras khususnya beras premium di Kota Balikpapan mengalami kenaikan, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pasalnya, sebagian besar beras premium dipasok dari pulau jawa. Saat ini dilaporkan harga beras premium rata-rata naik mencapai Rp 17 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan, kenaikan ini dikarenakan memang sebagian besar beras yang ada di Kota Balikpapan berasal dari daerah pemasok diantaranya pulau Jawa.

Berbagai hal yang menyebabkan harga melonjak naik, sebagian dilaporkan ada yang mengalami gagal panen, ada beberapa daerah yang terkena musibah termasuk kenaikan biaya kontainer.

Meskipun demikian, harga beras di pasaran masih stabil dan kenaikannya dinilai tidak tidak terlalu signifikan. Harga beras premium diperkirakan awal tahun akan kembalikan normal lagi.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar mencoba untuk beralih ke beras premium produksi lokal, diantaranya produksi Bulog yang masih berkisar di antara harga Rp12.000 per kg, disaat harga beras premium mengalami kenaikan.

“Coba masyarakat itu beralih dari beras premium ke produk lokal seperti yang punya Bulog itu sudah bagus. Pemerintah Kota juga akan melakukan produksi. Mudah-mudahan ini bisa secepatnya dilaksanakan oleh Perumda,” jelasnya kepada awak media beberapa hari lalu.

Arzaedi meyakini ketersediaan stok bahan pokok menjelang nataru, pihaknya sudah menggelar rapat dengan distributor yang dipastikan ketersediaan stok mencukupi hingga tiga bulan ke depan.

murah, dengan melibatkan distributor seperti hal yang pernah dilaksanakan di bulan November lalu. Hal itu untuk meringankan beban masyarakat dengan adanya kenaikan harga barang.

“Secara kontinuitas (barang) datang terus setiap minggu. Jadi beranjak dari bulan ke bulan itu ada terus (ketersedian stok),” ungkapnya. #

Comments are closed.