BeritaKaltim.Co

Pererat Kekeluargaan, KKP Bone Bontang, Gelar Gathering di Pulau Beras Basah

BERITAKALTIM.CO- Kerukunan Keluarga Pemuda (KKP) Bone  Bontang, begitu kompak. Bagaimana tidak, dalam mempererat rasa kekeluargaan, mereka menggelar Family Gathering selama 2 hari di Pulau Beras Basah.

Acara ini turut dihadiri Ketua Dewan Pembina KKP Bone Bontang Basri Rase, Penasihat KKP Bone Bontang H Lukman dan H Budiman, Ketua KKP Bone Kaltim Marjuki Sappe, Ketua KKP Bone Kukar Andi Yusuf dan ketua KKP Bone Kutim Roy.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Family Gathering KKP Bone, Ernawati Fahri memaparkan, sumber anggaran acara ini dari urunan pengurus KKP Bone Bontang, Kaltim, Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kertanegara (Kukar), baik dalam bentuk dana, tenaga, pikiran dan menu makanan selama 2 hari di Pulau Beras Basah.Guna memeriahkan acara dan menambah keakraban,panitia mengisi games berhadiah untuk para ibu, bapak dan anak-anak.

“Kami sangat bahagia melihat keakraban kekeluargaan selama di Beras Basah, yang sebelumnya belum kenal kini jadi kenal dan belum akrab menjadi akrab. Ini lah harapan kami agar bersama harmonisasi KKP Bone,” ujarnya.

“Terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina KKP Bone Basri Rase, Sekertaris Pembina KKP Bone H. Rustam, Penasihat KKP Bone H. Lukman dan H Budiman, Ketua KKP Kaltim Marjuki Sape, KKP Bone Kutim Roy, Ketua KKP Bone Kukar Andi yusuf, Ketua Harian KKP Bone Bontang Iwan Jr, Bendahara Umum Suib, Sekretaris Umum Bondang, Wakil ketua Andi Kelvin dan seluruh pengurus yang telah membantu baik dalam bentuk tenaga, pikiran dan waktu sehingga pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik dan sukses,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KKP Bone Bontang, Andi Ambri menuturkan, ia tidak akan menggiring kerukunan ini ke politik agar harmonisasi tetap selalu terjaga. Tapi bukan berarti pengurus tidak boleh berpolitik, justru orang Bone jago dan hebat berpolitik.

“Kebijakan ditegakkan karena diinternal pengurus kerukunan berbagai macam warna partai,” ungkapnya.

Sementara, Basri Rase berpesan jadilah kerukunan yang mampu menjaga prinsip hidup di tanah perantauan Taro Ada Taro Gau, jadilah kerukunan yang mampu menjadi pelayan, dan pengayom orang Bone di bontang.

“Begitu juga ketika dalam kesulitan bantu lah dan jangan mengharap pamrih,” harap pria yang juga Wali Kota Bontang ini.

Marjuki Sape mengatakan, selalu kedepankan sipakalebbi, sipakkamase di tanah rantau. Jadilah manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

“Kearifan lokal ini disebut sebagai Pangngadereng,” jelasnya. #

Comments are closed.