BERITAKALTIM.CO- Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar konferensi pers akhir tahun 2022 di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Jum’at (30/12/2022).
Pada kesempatan itu, Kapolda Kaltim mengucapkan terima kasih pada insan pers atas kerjasamanya dengan Polri khususnya Polda Kaltim. Ucapan terima kasih juga disampaikan Kapolda pada semua stakeholder yang membantu kinerja Polda Kaltim hingga dengan penanganan secara preventif tingkat kejahatan di wilayah hukum Kaltim dapat menurun.
Dalam konferensi pers akhir tahun tersebut, Kapolda Kaltim memaparkan seluruh capaikan keberhasilan Polda Kaltim dalam setahun ini. Mulai dari penerimaan jumlah personel Polri dan PNS, rekrutmen Polri, pelanggaran personel, inovasi, laporan pengaduan WhatsApp dan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Dan juga pengungkapan Narkoba, pengungkapan kriminal umum, hingga Pengungkapan kriminal Khusus.
Kapolda Kaltim memaparkan, Kondisi perbandingan jumlah personel Polri dan PNS dari 2021 mengalami penambahan sebanyak 923 personel di 2022 ini.
“Pada 2021 ada 9,064 personel, bila dibandingkan 2022 ada 9,987 personel yang terdiri dari beberapa golongan, yaitu untuk 2022 golongan Pati ada 2 personel, Pamen ada 245, Pama ada 1,072, BA dan TA ada 8,432, dan PNS ada 236 personel,” ungkapnya.
Untuk pelanggaran kode etik sepanjang tahun 2022, Kapolda kaltim katakan ada sebanyak 41 personil Polda Kaltim yang melakukan pelanggaran kode etik. Jumlah itu menurun dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun 2022 terdapat 12 pelanggaran kode etik, yang dilakukan personil berpangkat perwira dan 29 pelanggaran kode etik yang dilakukan personil berpangkat bintara,” ucapnya.
Kapolda Kaltim menekankan jajaran agar terus berkembang dan mengikuti zaman teknologi, sehingga terciptalah lima inovasi, yakni Aplikasi pelayanan call center 110 dengan kehadiran polisi di bawah 10 menit, Laporan pengaduan online ke nomor WhatsApp Polda Kaltim, Elektronik Traffic Law Enforcement (E-TLE), Command Center, Aplikasi Lembuswana, Pesut Mahakam, dan Tlabang Mandau.
“Dari hasil pengaduan WhatsApp Polda Kaltim, total pengaduan yang masuk 193 aduan tertinggi Res Kukar, Res Balikpapan, Res Samarinda dan disusul kabupaten/kota se-Kaltim, mulai jenis pengaduan terendah premanisme hingga Illegal Mining dengan total kejadian yang dilaporkan ada sepuluh,” tuturnya.
Untuk penanganan lakalantas pada 2022 oleh Dit Lantas Polda Kaltim dan polres/ta jajaran telah menyelesaikan sebanyak 519 kasus lakalantas sebesar 91,70 persen. Pada 2021 jajaran menyelesaikan sebanyak 427 kasus dari 455 kasus lakalantas sebesar 93,85 persen.
“Untuk 2022 korban lakalantas Meninggal Dunia (MD) sebanyak 258 korban, luka berat ada 251 korban, dan luka ringan ada 417 korban,” jelasnya.
Untuk kasus Narkoba Polda Kaltim mengungkap 1.480 kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2022. Dari total kasus yang ditangani itu, ada 1.854 pelaku ditangkap.
“Di tahun 2022 terdapat 1.480 Kasus tindak pidana narkotika dan 1.854 pelaku, di mana laki-laki sebanyak 1.707 orang, dan perempuan sebanyak 147 orang,” ucapnya
Kemudian untuk penanganan tindak pidana korupsi satuan kerja dan satuan wilayah pada 2022 berhasil mengamankan Rp10,775,339,519,30 miliar dari total jumlah kejahatan 38 kasus dan penyelesaian tindak kejahatan 8 kasus, untuk dalam proses ada 43 kasus.
“Kita juga mengungkap penanganan tindak pidana Illegal Mining, pada 2021 jumlah kasus sebanyak 27 kasus, selesai 8 kasus dan 22 kasus, selesai 16 kasus pada 2022. Dengan begitu, ada penurunan 5 kasus, sedangkan untuk penyelesaian kasus naik 8 kasus,” terangnya.
Diungkapkan juga, penanganan tindak pidana umum, Ditreskrimsus dan Polres/ta jajaran. Ia membeberkan pada 2021 total kasus sebanyak 2,197 kasus, selesai 1,766 kasus. Sedangkan 2022 ada 2,300 kasus, selesai 1,744 kasus.
“Jumlah tersebut mengalami kenaikan 84 kasus untuk penyelesaian menurun 25 kasus,” ujarnya.
Ia melanjutkan untuk operasi kepolisian tahun 2022, saat ini sudah ada 12 operasi, yaitu Nusantara Mahakam, Bina Kusuma Mahakam, Keselamatan Mahakam, Pekat Mahakam, Bersinar Mahakam, Ketupat Mahakam, Patuh Mahakam, Bina Waspada, Zebra Mahakam, Antik Mahakam, Jaran Mahakam, dan Ops Lilin Mahakam.
“Dua diantaranya, Nusantara Mahakam dengan sasaran pengamanan kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim yang berjalan mulai 19 Januari – 31 Desember 2022 dan Ops Lilin Mahakam dengan sasaran pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) yang sedang dilaksanakan selama 11 hari, dari 23 Desember 2022 – 2 Januari 2023,” jelasnya.
Kapolda Kaltim mengharapkan, program dan capaian yang sudah dilaksanakan Polda Kaltim sepanjang tahun 2022 mampu mendukung upaya membangun NKRI yang semakin maju, dengan masyarakat yang produktif, ekonomi yang terus tumbuh, dan wilayah yang selalu kondusif. #
Raport Polda Kaltim Tahun 2022