BERITAKALTIM.CO- Banyak yang meragukan ibu kota negara baru yang terletak di Kecamantan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Bahkan tidak sedikit yang pesimis dengan rencana pemerintahan presiden Joko Widodo itu.
Tapi sikap pesimis itu kini terbantahkan. Pembangunan di kawasan titik nol ibu kota Nusantara terlihat begitu masif. Proyek-proyek baru dikerjakan, melibatkan begitu banyak pekerja.
“Banyak yang meragukan apakah pembangunan istana di ibu kota negara yang terletak di kecamatan sepaku kabupaten penajam paser utara benar adanya? Tapi saya membuktikan sendiri, sekarang pembangunan di kawasan ini, dimulai dari titik nol, terlihat sedemikian masif,” lapor Charles Siahaan, wartawan Beritakaltim dari lokasi titik Nol IKN, Minggu (25/12/2022).
Menuju titik nol Ibu Kota Nusantara dapat dilalaui dari dua arah, yakni dari arah Kecamatan Penajam atau dari arah jalan kilometer 36 Samboja Kutai Kartanegara. Kedua arah jalan itu terhubung dan yang menggembirakan, kondisinya sudah mulus sehingga mobil sedan pun bisa melaju dengan tenang.
Sepanjang jalan, setelah memasuki pintu gerbang Kabupaten Penajam Paser Utara dari arah Samboja, sudah terasa denyut baru pembangunan kawasan itu. Kondisi ini sangat berbeda tentunya ketika kawasan ini belum diumumkan sebagai ibu koia negara yang baru.
“Hari ini 25 Desember saya berada di titik nol ibu kota nusantara. Banyak sekali pengunjungnya. Bahkan mobil harus diatur antre agar tidak bertumpuk. Kawasan titik nol ini sudah menjadi destinasi wisata baru di sini. Sementara untuk proyek istana negara dan lain-lainnya terletak di sisi-sisi lain dari titik nol,” ucap Charles lagi.
Pemerintah terlihat benar-benar serius merencanakan pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara. Di Desa Semoi terlihat sudah ada bendungan raksasa di atas lahan 378 hektar. Kelak, bendungan ini menjadi andalan distribusi air untuk ibu kota nusantara.
Sayangnya pengunjung belum dibolehkan memasuki areal bendungan yang pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo ini. Di depan gerbang masuk, sudah ada portal penghalang dan hanya petugas dan pekerja yang diizinkan memasukinya.
“Ini adalah bendungan yang dipersiapkan untuk menjadi sumber air bagi ibu kota negara. Pembangunannya sudah selesai 75 persen,” ucapnya.
Restoran di kawasan pemukiman warga juga tumbuh bergeliat. Di mana-mana muncul spanduk lahan disewakan.
Setiap hari, terutama hari libur, kawasan titik nol ibu kota Nusantara telah menjadi destinasi wisata. Bahkan saat Hari Natal 25 Dsember lalu, kendaraan harus antre bergiliran memasuki kawasan tersebut, karena padatnya pengunjung yang sekedar ingin berfoto di titik nol. #
Dari kawasan titik nol Ibu Kota Nusantara, tim BKTV melaporkan
>>>Berita ini sudah ditayangkan di channel akun youtube BKTV, official Beritakaltim.co