BERITAKALTIM.CO- Seorang bocah berusia 11 tahun bernama Safril diterkam buaya saat sedang mandi di dekat sebuah tambak milik masyarakat di Kampung Pegat, Batumbuk, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Tim Rescue Unit Siaga Berau sudah menuju lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban yang dibawa buaya setelah diterkam.
Kejadiannya Kamis 29 Desember 2022. Namun baru dilaporkan kepada tim SAR Berau hari Minggu (1/1/2023) jam 12.40 Wita. Menurut keterangan pemberi laporan bernama Andi ERT BC, pihak keluarga sudah berusaha menelusuri jejak buaya membawa korban, namun belum berhasil ditemukan.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 07.15 Wita. Ketika itu Safril bermaksud mandi-mandi ditemani oleh tantenya dan seorang temannya. Lokasi mandi-mandi itu di perairan dekat sebuah tambak milik masyarakat.
Saat sedang mandi tersebut, tiba-tiba buaya tersebut muncul dan dengan cepat menerkam Safril. Tantenya melihat kejadian tersebut dan berusaha mendekati agar buaya melepaskan korban, namun tidak berhasiol dan buaya dengan cepat menjauh dari lokasi dan membawa korban.
Hari itu juga, setelah peristiwa, pihak keluarga Safril langsung turun melakukan pencarian dan mencari pertolongan dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Namun. karena tidak ditemukan juga sampai akhirnya mereka melaporkan ke Tim SAR setempat.
Menurut laporan yang diterima redaksi Beritakaltim, tim SAR unit Berau sudah menuju lokasi begitu mendapat kabar tersebut. Tim SAR mengidentifikasi jenis kejadian sebagai kondisi membahayakan manusia terhadap 1 orang yang diterkam buaya di Kampung Pegat, Batumbuk, Kabupaten Berau. #
Editor: wong