BERITAKALTIM.CO- Sebanyak 30 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-kota Balikpapan untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, diambil sumpah dan dilantik KPU kota Balikpapan, Rabu (4/1/2023).
Pelantikan seluruh anggota PPK itu dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan oleh Ketua KPU Kota Balikpapan serta disaksikan oleh seluruh Komisioner KPU dan puluhan undangan lainnya.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan surat keputusan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji anggota PPK yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan. Pada acara pengambilan sumpah dan janji ini hadir pula rohaniawan dari agama Islam dan Protestan dengan membawa kitab suci sebagai tanda bahwa pembacaan sumpah dan janji ini sebuah bentuk sumpah dan janji di hadapan Tuhan.
Setelah melaksanakan pembacaan sumpah dan janji acara dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas, penyerahan surat keputusan dari Ketua KPU Kota Balikpapan kepada perwakilan anggota PPK dan penyematan ID Card kepada perwakilan 3 anggota PPK.
Ketua KPU kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, bahwa satu tahapan pembentukan adhoc sampai pada fase pelantikan PPK yang bertugas sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan.
“Total ada 30 PPK, tiap kecamatan terdiri dari lima PPK,” ucap Ketua KPU kota Balikpapan Noor Thoha seusai pelantikan PPK di Ballroom Hotel novotel.
Thoha menyampaikan, Dari 30 PPK ini akan didampingi seketariat yang difasilitasi Pemerintah Kota Balikpapan. Dimana dimasing-masing Sekretariat ini, nantinya ada pegawai fungsional yakni Sekretaris, Bendahara dan Bagian Tekhnis.
“Untuk sekretariat dilantik dari pegawai kecamatan yang diusulkan ke Walikota, ada 3 orang seketariat, jadi praktis di kecamatan ada 8 orang, ” ucapnya pada awak media.
Langkah tahapan berikutnya adalah perekrutan Panitia Pemungutan Suara atau PPS ditingkat kelurahan. Yang akan dilanjut pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( PPDB).
“Usai dilantik Panitia Pemilihan Kecamatan akan dilibatkan untuk perekrutan Panitia Pemungutan Suara atau PPS. Anggota PPK dilibatkan dalam wawancara untuk perekrutan PPS, agar PPS memiliki rasa kepatuhan dan keseganan terhadap PPK yang sudah kita lantik hari ini,” pungkas Thoha. #