BeritaKaltim.Co

DPRD Kukar Anggap Penting Revisi 3 Perda Berkaitan Aset Daerah

BERITAKALTIM.CO-Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang berkaitan dengan aset daerah dan kemungkinan besar akan masuk ke Ibukota Negara Nusantara (IKN), perlu dicermati dan DPRD Kutai Kartanegara bekerja keras melakukan revisi (perbaikan) atas 3 Raperda itu secara marathon.

Penegasan itu dikemukakan Ketua Propemperda DPRD Kukar, Achmad Yani, di depan awak media, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kukar, Rabu (27/9/2023).

Menurut Achmad Yani, ketiga Raperda yang direvisi tersebut adalah Raperda Mahakam Gerbang Daya Migas, Raperda Kukar Sejahtera dan Raperda Bank Etam, yang merupakan penyelamatan aset pemerintah daerah Kutai Kartanegara.

Diakui Achmad Yani, saat ini persoalan Blok Mahakam, tahun 2024 jelas akan masuk ke IKN, karena itu Mahakam Gerbang Daya Migas, sebagai BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) tetap bisa mengelola Blok Ataka, Blok Saka, Blok Sanga-Sanga dan Blok Istal.

“Hanya saja untuk saat ini Mahakam Gerbang Daya Migas tidak punya modal dan perlu dicarikan jalan keluar, sehingga diharapkan Pemkab Kukar dapat bekerjasama dengan Pertamina dalam menambah modal usaha agar bisa tetap mengelola Blok Ataka, Blok Saka, Blok Sanga-sanga dan Blok Iskal,” kata Achmad Yani.

Ketiga Perda itu harus selesai ditahun ini, sebab kalau hal itu tidak bisa diselesaikan, maka bisa dipastikan blok Mahakam dan lainnya akan masuk dalam wilayah IKN yang jelas-jelas di tahun 2024, di IKN sudah ada pemerintahan.

Mengenai Raperda Kukar Sejahtera dan Bank Etam, penting juga direvisi, ternyata ada aset-aset properti milik pemda yang ada dan akan masuk wilayah IKN, bisa diberikan atau dikelola kepada Kukar Sejahtera dan Bank Etam. Misalnya seperti terkait PT Singlurus Pratama soal aset persampahan karena ada tempat pembuangan sampah.

“Ini penting dan harus segera dibahas secepat mungkin. Rasanya hal ini tidak terlalu sulit. Kami percaya 3 Raperda itu bisa diselesaikan dengan baik,” tegas Achmad Yani. #

Reporter: Hardin | Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.