BeritaKaltim.Co

Masih 199 Desa di Kaltim Belum Dapat Listrik, Sutomo Jabir Sampaikan ke Pj Gubernur

BERITAKALTIM.CO- Soal listrik, kondisi Kalimantan Timur bukan dalam keadaan baik-baik saja. Sebab menurut data, hingga kini tercatat masih ada 199 desa di Benua Etam belum mendapatkan pendistribusian listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara).

Kondisi itu membuat Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Sutomo Jabir, menyuarakan terus menerus tentang listrik yang masih belum merata di Kalimantan Timur. Bahkan ketika ada kesempatan berhadapan dengan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dalam rapat paripurna di Gedung Utama B DPRD Provinsi Kaltim Jalan Teuku Umar Samarinda.

Kondisi gelap gulita, diakui Sutomo Jabir terjadi di daerah pemilihannya, yakni Bontang, Kutai Timur dan Berau, Khususnya di Kutai Timur, desa yang gelap gulita masih adalah di  wilayah Kecamatan Sangkulirang dan Kecamatan Kaliurang.

“Ada sekitar 9 desa yang tidak bisa dibangun jaringan PLN, meskipun sebelumnya sudah direncanakan pembangunannya pada tahun 2024, tapi tidak bisa terlaksana,” katanya.

PLN Sebenarnya sudah siap melakukan pembangunan pembangkit listrik, namun terkendala oleh izin usaha dari PT Kayan Hidro Energi.

“Persoalannya adalah, sampai hari ini PT kayan hidro energi tidak melakukan apapun, belum ada rencana membangun pembangkit maupun membangun jaringan,” katanya.

Lebih lanjut Sekretaris Fraksi PKB ini meminta kepada Pj Gubernur untuk melakukan mediasi dan memfasilitasi persoalan tersebut agar menemukan solusi dan jalan keluar.

“Kalau PT Kayan hidro energi ingin melepaskan kepada PLN untuk segera membangun ataukah tetap ingin mempertahankan, maka pihak PT Kayan hidro energi harus segera melakukan langkah konkrit, supaya kita tidak melakukan pembiaran terhadap desa-desa di wilayah kutim yang terisolir listrik,” katanya.

Menurut Sutomo Jabir, jika persoalan listrik ini tidak diatasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, maka hanya bermimpi untuk merealisasikan penerangan 100 persen di tahun 2024 di Kalimantan Timur.  #

Reporter: Yani | Editor: Wong | ADV | DPRD Kaltim

Leave A Reply

Your email address will not be published.