BeritaKaltim.Co

Akmal Malik Minta PLN Agar Jaringan Listrik di Kaltim Ditingkatkan

BERITAKALTIM.CO-Secara keseluruhan pasokan listrik di Kaltim sudah mencapai 80 persen, namun Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik minta PT PLN meningkatkan pasokan di tahun 2024 mencapai 90 persen, sebab masih ada desa yang belum merasakan nikmatnya penerangan, termasuk di sebuah desa yang ada di Samboja.

“Desa di Samboja itu sampai saat ini belum teraliri listrik, apalagi sekarang desa tersebut sudah masuk dalam wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” kata Akmal Malik saat menerima audiensi manajemen PT PLN UID Kaltimra UP3 Samarinda, Rabu (10/1/2024) di rumah jabatan Gubernur Kaltim.

Akmal Malik yang didampingi Kepala Dinas ESDM Provinsi Kaltim H Munawwar, menerima Manajemen PT PLN UP3 Pundhi Nugrohojati bersama Manager UPPK Kaltim Nur Hakim, Asman Jaringan Danang, Asman Pemasaran Lusi, Asman Transaksi Energi Hendra, Asman Keuangan dan Umum Wahyu, Asman Perencanaan Rachmad, serta Manager ULP Samarinda Kota Febrian.

“Alhamdulillah, listrik kita tidak kekurangan Pak ya,” tanya Akmal Malik membuka obrolan.

“Alhamdulillah, tidak Pak,” sahut Manager UP3 Samarinda Pundhi Nugrohojati.

Akmal Malik tidak ingin masalah geografis Kaltim menjadi alasan, sehingga tidak terpenuhi kebutuhan listrik masyarakat, seperti Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

“Saya tidak mau jadi olok-olokan. Desa-desa di Kaltim tidak teraliri listrik, tempat Ibu Kota Nusantara (IKN),” papar Akmal Malik.

Sebab bagi Akmal Malik daerah-daerah pedalaman, tertinggal dan terluar serta perbatasan merupakan bagian Kalimantan Timur.

Terlebih lagi sebut Akmal Malik, dari 841 desa masih terdapat 159 desa belum teraliri listrik dan terbanyak di Kabupaten Mahakam Ulu.

Termasuk desa-desa yang berbatasan langsung dengan wilayah IKN atau kawasan buffer zone, baik desa di Kabupaten Kutai Kartanegara maupun Penajam Paser Utara belum teraliri listrik.

“Ada satu desa di Km 38 Samboja, sampai saat ini tidak ada listrik. Padahal desa itu sekarang sudah masuk kawasan IKN,” ungkapnya.

Selain listrik untuk desa, Akmal juga minta dukungan PLN untuk kawasan Stadion Utama Kaltim Palaran.

“Kita sudah habis duit banyak bangun stadion, tapi tidak berfungsi, tidak berguna, kan sayang. Semoga PLN bisa bantu listriknya, supaya segera bisa difungsikan,” harapnya.

Manager UP3 Samarinda Pundhi Nugrohojati menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Kaltim terhadap kinerja PLN.

“Terima kasih Pak bisa menerima kami. Beberapa pesan sudah kami terima untuk segera diteruskan ke manajemen. Mungkin ada opsi-opsi untuk solusi bagi warga Kaltim agar terpenuhi listriknya,” ungkap Pundhi Nugrohojati.#

Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.