BeritaKaltim.Co

Bukit Bangkirai Jadi Daya Tarik DWP Kemendagri

BERITAKALTIM.CO-Kalimantan Timur memiliki banyak pesona alam yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Bukit Bangkirai.

Bukit Bangkirai merupakan objek wisata hutan hujan lindung yang terletak di Jalan Raya Soekarno-Hatta Km. 38, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara.

Kawasan ini memiliki hutan alami dengan luas 510 hektare yang dikelola oleh PT Inhutani. Jarak dari Samarinda 97,4 kilometer. Sedangkan masuk dari Samboja ke Bukit Bangkirai sekitar 45 menit dengan jarak 33,9 kilometer.

Keindahan dan kesegaran hutan dengan keanekaragaman flora dan faunanya, di kawasan wisata ini menjadi daya tarik bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk berkunjung ke Bukit Bangkirai, Jum’at (12/1).

Supervisor wilayah wisata Bukit Bangkirai Nurul menjelaskan areal kawasan Bukit Bangkirai secara keseluruhan mencapai 1.230 hektar. Sedangkan luas hutan alam yang masih asli sekitar 510 hektar.

Ribuan jenis pohon tumbuh di areal ini. Ada Ulin, Bangkirai, Meranti, Jengkol Hutan, Semangkok, Gaharu dan berbagai jenis tumbuhan hutan lainnya.

Dia pun menjelaskan salah satu daya tarik utama dari Bukit Bangkirai adalah canopy bridge atau jembatan gantung yang dibuat di antara lima pohon bangkirai dengan ketinggian 30 hingga 40 meter dan panjang 64 meter.

Jembatan ini merupakan jembatan gantung pertama di Indonesia dan kedua di Asia. Dari atas jembatan, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan hutan dari ketinggian, sambil merasakan angin yang bertiup kencang.

“Jembatan gantung ini sangat menantang dan seru, sebenarnya saya ini takut,” tutur Wakil Ketua I DWP Otda Kemendagri
Andi Tenri Maddaremmeng.

Usai berkunjung ke Bukit Bangkirai rombongan melanjutkan giat ke Bendungan Semoi, dilanjutkan ke Rumah Teknologi, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN dan Titik Nol.

Sebelum berkunjung ke Bukit Bengkirai rombongan DWP Kemendagri menyusuri Sungai Mahakam sambil menikmati senja Kota Tepian, Kamis (11/1/2024)

Yulia Zubir Akmal selaku tuan rumah, sengaja mengajak rombongan DWP Kemendagri dari Jakarta untuk menikmati wisata susur sungai Mahakam.

Kegiatan ini diagendakan khusus untuk memperkenalkan potensi pariwisata lokal sekaligus mempromosikan wisata susur Sungai Mahakam kepada orang dari luar Kaltim.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi menyambut langsung para rombongan DWP Kemendagri di Dermaga Mahakam Ilir.

“Selamat datang ibu-ibu DWP Kemendagri dari Jakarta. Selamat menikmati wisaya susur Sungai Mahakam. Semoga kita bisa kembali dengan selamat sampai ke dermaga,” ucapnya kepada para tamu di Kapal Wisata Pesut Bentong.

Sebagai informasi, wisata susur Sungai Mahakam mulai dirintis sejak 2019. Hingga kini, kegiatan ini menjadi pilihan wisata andalan warga Kaltim dan masuk sebagai destinasi wisata air terbaik pada ajang Anugerah Pesona Indonesia.

Saat ini ada lima kapal yang melayani wisata susur Sungai Mahakam. Kelimanya menggunakan nama pesut, hewan endemik di perairan Kalimantan. Kelima kapal itu yakni, Pesut Etam, Pesut Kita, Pesut Mahakam, Pesut Mahkota, dan Pesut Bentong.

Meski cuaca tidak bersahabat dan sempat turun hujan, namun tak menyurutkan antusiasme para rombongan DWP Kemendagri.

Turut mendampingi kunjungan ini, jajaran pengurus DWP Kaltim, Indri Indah Winarni Riza, Nina Irni Y Fahmi, Ranita Deni, dan Binah Selamat.#

Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.