BeritaKaltim.Co

Bupati Serahkan Mesin Panen, Kualitas Gabah Meningkat

BERITAKALTIM.CO-Salah satu kendala utama yang dihadapi petani khususnya petani padi sawah, adalah karena kekurangan tenaga pertanian, akibatnya padi yang seharusnya dapat dipanen tepat waktu menjadi lewat masa panen dan Konsekuensinya adalah kualitas gabah menurun dan berakibat pada nilai penjualan gabah yang tidak sesuai harapan.

Bantuan Pemkab Kukar ini dapat membantu petani dan memudahkan petani dalam mengelola lahan pertanian, dengan adanya alat mesin pertanian tersebut maka masa panen padi dapat tepat waktu dan kualitas gabah dapat tetap terjaga dengan nilai jual yang menguntungkan bagi petani.

Demikian Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat menyerahkan bantuan alat pertanian Combine Harvester (alat panen padi) sebanyak 7 Unit kepada 7 Kelompok Tani Kukar, Kamis (11/1/24) di Balai Benih Induk Rempanga Kecamatan Loa Kulu.

Penerima bantuan yakni Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Serbaguna Desa Manunggal Jaya Tenggarong seberang, Poktan Tani Harapan kelurahan Mangkurawang Tenggarong, Poktan Penangkar Sidomaju Desa Sidomukti Muara Kaman, Poktan Harapan Baru Desa Segihan Kec. Sebulu, Poktan Madep Mantep Desa Sari Nadi Kota Bangun Darat, Gapoktan Maluhu Kelurahan Maluhu Tenggarong dan Poktan Sinar Jaya Desa Tanjung Harapan Sebulu.

Edi Damansyah menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu kebutuhan para petani seperti alat pertanian Combine Harvester yang kali ini diserahkan.

Edi Damansyah berpesan kepada kelompok tani penerima bantuan alsintan, agar memperhatikan pemeliharaan alsintan agar dapat berfungsi optimal dan memiliki umur operasi yang lebih panjang.

Edi mengingatkan kepada pihak terkait untuk memperhitungkan kebutuhan dan kapasitas maksimal mesin panen (combine harvester).

“Di beberapa wilayah alsintan harus menjadi prioritas karena ketimpangan rasio antara alsintan dan luas hamparan padi sawah yang akan dipanen berakibat pada lambatnya masa panen, akibatnya hasil panen mengalami kerusakan yang akan berakibat pada penurunan kualitas gabah sehingga petani akan mengalami kerugian,” ungkap Edi Damansyah.

Edi Damansyah berharap pembangunan pertanian dalam arti luas di Kukar dapat mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia.#

Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.