BeritaKaltim.Co

Nidya Listiyono:  Adanya IKN ,  Masyarakat Kaltim Harus Maju dan Makin Makmur

BERITAKALTIM.CO-Pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) yang ada di Penajam Paser Utara, dilakukan pemerintah Indonesia secara masif dan terus dikebut, agar target pembangunan yang sudah dicanangkan itu bisa selesai sesuai waktu yang direncanakan.

Menyikapi akan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim harus siap untuk melindungi kepentingan Kaltim dan masyarakat yang ada, sehingga saat IKN secara resmi beroperasi, maka Pemprov Kaltim dan masyarakat bisa terlibat dan mengisi pembangunan yang ada itu dengan karya nyata.

Demikian pandangan anggota DPRD Kaltim dari Partai Golkar Kaltim Nidya Listiyono, usai reses mendengarkan aspirasi masyarakat yang ada di Makroman, Minggu (14/1/2024)

“Pemprov Kaltim tentunya telah menyiapkan dan mengantisipasi yang berkaitan dengan IKN secara baik dan cermat, sehingga saat ibu kota negara pindah dari Jakarta ke PPU Kaltim, maka semua pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi Kaltim telah siap mengisi kegiatan pembangunan yang ada di IKN dilakukan masyarakat yang ada di Kaltim,” kata Nidya Listiyono.

Diingatkan Nidya Listiyono, keberadaan IKN akan meningkatkan pertumbuhan dalam segala bidang, semua aspek kehidupan akan berjalan dan berlangsung di IKN, termasuk soal pendidikan, kesehatan, ketrampilan dan lain sebagainya.

Ditambahkan Nidya Listiyono, di sektor pendidikan, Pemprov harus lebih banyak memberikan bea siswa kepada pelajar-pelajar yang berprestasi, memberi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan kemampuannya, serta mendidik dan melakukan pembinaan kepada masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan melalui keterampilan yang dimiliknya, sehingga memperoleh sertifikasi yang diakui semua pihak.

“Di ulang tahun Pemprov Kaltim ke 67 ini, ke depan Kaltim harus semakin maju, masyarakat makmur dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) tidak lagi tergantung pada sumber daya alam yang akan habis, melainkan PAD harus didapat dari sumber energi yang terbarukan dan melimpah demikian besar di Kaltim,” tegas Nidya Listiyono.

Diakui Nidya Listiyono, pola pikir dan pola usaha yang ada dan selama ini dilakukan UMKM dengan manual, harus segera diubah dengan bisnis kekinian dan digitalisasi, sehingga UMKM yang ada di Kaltim bisa bersaing dengan UMKM dari luar Kaltim.#

Reporter : Yani|Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.