BeritaKaltim.Co

Tepati Komitmen, Balikpapan Pos Bayarkan Pesangon 15 Eks Karyawannya

BERITAKALTIM.CO – Akhirnya perselisihan hubungan industrial antara PT Duta Margajaya Perkasa (Balikpapan Pos) dengan 15 eks karyawannya, tuntas. Itu setelah total pesangon sebesar Rp 360.420.730 berdasarkan putusan perkara bernomor 55/Pdt.Sus-PHI/2022/PN.Smr dan 56/Pdt.Sus-PHI/2022/PN.Smr yang sudah berkekuatan hukum di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Samarinda lalu, telah dibayarkan secara tunai dan sekaligus, Rabu (17/1/2024) siang.

Pembayaran pesangon diberikan langsung Direktur Balikpapan Pos Ajid Kurniawan SHut didampingi Manajer HRGA Nur Indriyanti Siastuti ST, dan Manajer Keuangan Vicky Rusmapari di ruang redaksi, Lantai II Gedung Biru Kaltim Post Group.

“Saya memohon maaf atas keterlambatan pembayaran pesangon teman-teman. Ini semua dikarenakan kondisi keuangan yang belum sehat. Tapi Alhamdulillah, karena adanya perbaikan kineja keuangan, komitmen kami untuk membayar bisa diselesaikan hari ini,” ucap Ajid Kurniawan.

Ajid pun berharap dengan selesainya pembayaran pesangon, hubungan kekeluargaan antara Balikpapan Pos dengan eks karyawan yang sempat retak, kembali terjalin baik.

“Momen ini juga menjadi awal, kembali terbangun kekeluargaan antara perusahaan dengan eks karyawan,” tutup Ajid.

Sebelum penyerahan pesangon ke masing-masing pekerja, dilakukan kesepakatan bersama penyelesaian pesangon diatas materai yang diteken langsung Ajid Kurniawan dan Rusli selaku koordinator eks karyawan Balikpapan Pos disaksikan Hasan dan Nur Indriyanti.

Kuasa Hukum eks pekerja dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum, BW Partners, Bambang Wijanarko SH, CIL melalui Dani Mardani SH mengucapkan terima kasih kepada Dirut dan manajemen Balikpapan Pos atas komitmen penyelesaian pembayaran pesangon dan hak eks karyawan yang sudah ditunaikan.

“Ini islah yang sangat baik dan terbukti kekeluargaan masih terjalin baik. Terima kasih atas komitmen baik dari perusahaan, begitu juga dengan eks pekerja yang begitu sabar menunggu,” ungkap Dani.

Di tempat yang sama, koordinator Rusli mengapresiasi manajemen Balikpapan Pos dibawah kepemimpinan Ajid Kurniawan yang selalu membuka ruang komunikasi, termasuk kelanjutan penyelesaian hak pesangon eks pekerja, Hariadi Hadikade. Jurnalis Balikpapan Pos yang bertugas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ini juga akan dibayarkan haknya tanpa harus melalui proses persidangan di PHI Samarinda.

“15 eks pekerja yang dibayarkan pesangonnya, perselisihannya dicatat Disnaker Balikpapan. Khusus Hadikade tidak masuk dalam rombongan, dikarenakan kasus PHK-nya harus dicatatkan di Disnaker PPU atau Disnakertrans Kaltim sesuai domisili tinggal dan tugas peliputan,” pungkas Rusli. #

Reporter: Thina | Editor: Wong

Leave A Reply

Your email address will not be published.