BeritaKaltim.Co

Seleksi Bibit Unggul Olahraga Akademi DBON Kaltim Dimulai

BERITAKALTIM.CO-Seleksi pencarian bakat dan bibit unggul di sektor olahraga yang dilakukan Akademi DBON Kaltim dimulai di Aula Raja Naga Menara Kadrie Oening Sempaja, sebagai kesiapan mendapatkan calon-calon atlit olahraga yang berprestasi dan mampu membawa nama harum Kaltim dan juga Indonesia mendatang.

Penegasan itu diungkapkan Kepala Pelaksana Sekretariat DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) Kaltim Zairin Zain, di depan awak media, di GOR Kadrie Oening Sempaja, Senin (29/1/2024).

Dalam tahap seleksi atau tes awal ini, lanjut Zairin Zain, DBON berhasil menjaring sebanyak 357 calon atlit dari 7 kabupaten dan 3 Kotamadya yang ada di Kaltim, dari jumlah tersebut akan dipilih sebanyak 120 orang yang akan dibina dan dikembangkan kemampuan olahraganya, sehingga nantinya menghasilkan atlit yang berprestasi.

“Selama dalam pembinaan dan pengawasan Akademi DBON, seluruh atlit yang lulus nanti akan ditanggung semua, baik soal pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” kata Zairin Zain.

Akademi DBON juga akan lebih memperhatikan nutrisi dari seluruh atlit yang berhasil lolos, karena peran nutrisi sangat penting bagi atlit yang ada, sebab dengan nutrisi yang lengkap dan sesuai dengan kadarnya, maka akan didapatkan atlit yang tangguh, bisa bertarung atau berlomba sesuai harapan yang kita inginkan,” lanjut Zairin Zain.

Diingatkan Zairin Zain, DBON Kaltim dalam melakukan test untuk mendapatkan calon-calon atlit yang berprestasi tidak main-main, semuanya dilakukan dengan ketat dan penuh perhitungan, karena ini adalah program yang sudah ditetapkan pihak pemerintah.

“Dalam test ini, atlit tidak akan bisa memilih cabor mana yang akan diikutinya, semuanya sudah dipersiapkan DBON, karena DBON juga telah menyiapkan psikolog yang tahu dan mengerti atlit tersebut cocok di cabang olahraga apa,” lanjut Zairin Zain.

Ditegaskan Zairin Zain, DBON secara tetap melakukan evaluasi atas perkembangan atlit yang dibina itu, bila atlit tersebut tidak menunjukan peningkatan prestasi, maka atlit tersebut akan dikembalikan ke orang tuanya, dan diganti oleh atlit yang lain yang lebih siap.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Agus Hari Kusumah, mengatakan bahwa keberadaan DBON sangat bermanfaat dan penting, karena tes atau seleksi ini menjadi sebuah kegiatan untuk pembinaan semaksimal mungkin, yang akhirnya adalah mendapatkan calon atlit yang benar-benar berprestasi dan membawa nama harum keluarga, pemerintah daerah, maupun pemerintah provinsi.

Sedangkan Ketua Umum Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (Isori) Prof Syahrial Bachtiar menjelaskan, bahwa pencarian bibit unggul dilakukan sejak dini dan dengan adanya talent scouting ini, bisa diketahui atlit-atlit yang benar-benar berbakat.

“Karena pola rekrut dan talent scouting dilakukan dengan ketat dengan deteksi dan identifikasi secara ketat. Jadi akan diketahui bakat apa yang dimiliki anak-anak yang lolos seleksi nantinya. Pembinaan dan porsi latihan yang dilakukan pelatih disesuaikan dengan pola yang telah ditetapkan tim, sehingga kita bisa mendapatkan atlit yang benar-benar bisa diandalkan,” tegas Syahrial Bachtiar.#

Reporter : Yani|Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.