BeritaKaltim.Co

Lapas dan Rutan Sempaja Over Kapasitas, Penghuni Bikin Ayunan di Atas

BERITAKALTIM.CO – Keadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) Sempaja di Samarinda, Kalimantan Timur, sangat memprihatinkan. Lapas dan Rutan ini mengalami kelebihan kapasitas hingga 400 persen. Akibatnya, penghuni lapas dan rutan terpaksa membuat ayunan di atas untuk menambah ruang tidur.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam sambutan peresmian rumah jabatan Kejaksaan Tinggi Negeri Kaltim pada, Sabtu (17/2/2024). Menurutnya, Lapas dan Rutan Sempaja yang berkelas II A ini seharusnya hanya bisa menampung 170 orang, namun saat ini jumlah penghuninya mencapai 680 orang.

“Kondisi ini sangat tidak layak dan tidak manusiawi. Kami sudah berusaha memberikan pelayanan terbaik, tapi keterbatasan sarana dan prasarana sangat menghambat. Penghuni lapas dan rutan sampai bikin ayunan di atas untuk bisa tidur, karena di bawah sudah penuh sesak,” kata Andi Harun pada saat diwawancarai

Andi menambahkan, mayoritas penghuni Lapas dan Rutan Sempaja adalah narapidana dan tahanan kasus narkoba. Ia mengatakan, kebijakan pemerintah yang mengkriminalisasi pengguna narkoba telah menyebabkan lonjakan jumlah penghuni lapas dan rutan di seluruh Indonesia.

“Lebih dari 60 persen penghuni lapas dan rutan di sini adalah kasus narkoba, dan sebagian besar hanya pengguna. Padahal seharusnya mereka diberikan rehabilitasi, bukan dipenjara. Ini membuat lapas dan rutan semakin over kapasitas dan sulit dikendalikan,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah dapat segera merevisi kebijakan hukum terkait narkoba, serta memberikan solusi untuk mengatasi kelebihan kapasitas lapas dan rutan. Ia juga mengaku mendambakan lapas dan rutan yang ideal, seperti yang ada di Pasuruan, Jawa Timur.

“Informasinya, lapas dan rutan terbaik ada di Pasuruan. Mereka punya kapasitas standar nasional, fasilitas lengkap, dan program pembinaan yang baik. Kami berharap bisa memiliki lapas dan rutan seperti itu, yang bisa menjadi rujukan nasional juga,” pungkasnya. #

Reporter: Sandi | Editor: Wong

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.