BeritaKaltim.Co

BKR Aryo Penangsang Masuk Nominasi Tiga Besar Nasional

BERITAKALTIM.CO – Tim penilai verifikasi lapangan BKR pusat, datang untuk melakukan penilaian lomba Bina Keluarga Remaja (BKR) tingkat Nasional di BKR Aryo Penangsang di Jalan MT. Haryono RT 8 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, Selasa (28/5/2024).

BKR Arya Penangsang menjadi nominasi tiga besar nasional. Diraihnya posisi tersebut setelah melalui penilaian tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2024.

Setelah lolos administrasi, dan memperoleh dukungan dari berbagai instansi. BKR ikut andil untuk menggerakkan program pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kedatangan tim penilai verifikasi yang terdiri dari Direktorat Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI Priyanti, didampingi BKKBN Provinsi Kaltim Aris Ananta disambut Plt Sekretaris DP3AKB Balikpapan Umar Adi didampingi Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP3AKB Endang Asmorowati, Camat Balikpapan Utara Muhammad Fadli Pathurrahman, Lurah Gunung Samarinda Baru Yulita dan tim kader PKK.

Plt Sekretaris DP3AKB Balikpapan Umar Adi menyampaikan, BKR Aryo Penangsang memiliki unggulan program peduli stunting. Dengan support dana CSR memberikan makanan tambahan kaya gizi dan protein kepada remaja putri agar terhindar dari anemia.

Program lainnya seperti BKR Curhat Yuk atau layanan konsultasi online melalui link bitly atau program Lipat 1001 penyampaian literasi lewat QR Code.

” Adanya program ini dapat mendukung program pembangunan serta upaya penurunan stunting, ” ucapnya.

Kelompok Kegiatan (Poktan) BKR sebagai upaya memberikan informasi pola asuh remaja yang tepat untuk merencanakan masa depan dan membangun generasi emas agar lebih aktif dan semangat dalam pertisipasi memberikan informasi pola asuh remaja yang tepat.

Ketua tim juri Priyanti dari Direktorat Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI Priyanti menyampaikan, BKR Arya Penangsang merupakan salah satu BKR Percontohan. Yang telah berhasil mendapatkan dukungan para pihak di daerah ini, BKR ini mewakili provinsi Kalimantan Timur.

Dikatakan Priyanti, verifikasi lapangan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada BKR yang telah melaksanakan upaya-upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua/keluarga yang mempunyai remaja tentang pengasuhan dan pendampingan remaja. Dan diharapkan agar kelompok BKR dapat tumbuh menjadi poktan percontohan terbaik di tingkat nasional.

“Verifikasi lapangan dilakukan setelah sebelumnya mengumpulkan dokumen pendukung yang sudah diupload di googledoc. Sudah dilakukan pengecekan kelengkapannya,” jelasnya.

Setelah melakukan peninjauan, Priyanti tidak menyangka jika paparan yang ditampilkan bukan hanya paparan saja namun juga berfungsi dengan baik.

Adanya modul 1001 cara metode penyebaran informasi yang BKR Aryo Penangsang lakukan seperti tersedianya QR Code yang langsung terkoneksi dengan whatsapp.

“Ternyata ini diluar ekspektasi saya. Artinya melek gadget dan dapat memberikan konseling secara online yang terkoneksi dengan berbagai fitur layanan didalamnya,” ucap Priyanti.

BKR Aryo Penangsang juga berinisiatif membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Puspaga hingga CSR Perusahaan sekitar dalam mendukung program kerjanya.

“Tidak akan mungkin kelompok kegiatan (Poktan) BKR ini berjalan sendiri, pasti butuh gandengan tangan dengan mitra-mitra yang lain. Yang terpenting adalah peran dari PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) yang melaporkan setiap kegiatannya kepada kami sehingga terdokumentasi,” tutupnya. #

ReporterL Thina | Editor: Wong

Comments are closed.