BeritaKaltim.Co

Harapan Pj Gubernur, Reklamasi Lahan Eks Tambang untuk Ketahanan Pangan dan Pariwisata

BERITAKALTIM.CO – Penjabat Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyuarakan harapan besar terkait pemanfaatan lahan bekas tambang ilegal di wilayah kaltim,

Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya reklamasi lahan tambang yang masif dan mengonversinya menjadi lahan yang produktif bagi berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, dan pariwisata.

“Sudah menjadi rahasia umum masifnya tambang ilegal. Kita berharap eks tambang itu direklamasi lalu kemudian dikonversi menjadi lahan pertanian,” ungkapnya saat di wawancarai di Resto kepala ikan. Senin (10/5/2024).

Menurutnya, lahan bekas tambang memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik dan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Salah satu contoh sukses dari konversi lahan eks tambang menjadi objek wisata adalah Samboja Ligh View.

“Untuk pariwisata di Samboja Ligh View itu eks tambang yang dikonversi menjadi tempat pariwisata. Karena ke depan Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan lokasi wisata yang bagus,” tambahnya.

Akmal Malik juga menekankan pentingnya konversi lahan bekas tambang untuk ketahanan pangan.

“Kita berharap ada eks tambang bisa dikonversi menjadi lokasi ketahanan pangan, bisa untuk membangun food estate, greenhouse. Kita berharap para investor yang masuk itu bisa membantu lingkungan hidup kita dan ketahanan pangan kita.”jelasnya.

Selain itu, Akmal Malik menjelaskan potensi besar lahan lain yang bisa dimanfaatkan, seperti di Muara Kaman yang memiliki luas 1000 hektar siap untuk ditanami jagung.

Hal ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pangan dan mendukung hilirisasi produk mentah seperti pisang dan nanas yang dapat diolah menjadi makanan siap saji.

“Kita berharap sekali investor yang masuk ke Kaltim melirik hilirisasi ini dan membantu menyelesaikan masalah tambang ilegal dengan mereklamasi dan mengonversinya,” pungkasnya.

Dengan upaya ini, diharapkan Kalimantan Timur tidak hanya bisa mengatasi masalah tambang ilegal, tetapi juga meningkatkan ketahanan pangan, pariwisata, dan ekonomi secara keseluruhan. #

Reporter: Yani | Editor: Wong

Comments are closed.