BeritaKaltim.Co

Rustam Minta Pemkot Stop Buka Penerimaan TKD, Begini Alasannya

BERITAKALTIM.CO – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Rustam yang membidangi permasalahan Keuangan kota Bontang meminta pemkot hentikan penerimaan Tenaga Kontrak Daerah (TKD)

Menurutnya, perekrutan TKD nantinya hanya akan membuang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Selain itu, kota bontang saat ini memiliki jumlah TKD yang cukup besar sekitaran 1800 orang

“Belum lagi yang baru – baru ini lolos jadi honor ada 400 orang Berarti total 2200, belum lagi di tambah PNS kurang lebih 2000 orang, apalagi sesuai arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) semua TKD akan di jadikan PPPK, ini juga belum kita kaji,”ujarnya saat disambangi awak media di Sekretariat Lantai II DPRD Kota Bontang, Senin, (08/07/2024).

Politisi Partai Golkar ini juga mengaku akan memproyeksikan selisih biaya belanja operasi TKD untuk menjadi (PPPK) agar mengetahui angka anggaran pastinya

” Agar kita tau berapa selisihnya, misalnya TKD presentase gaji 3,5 Juta dan begitu menjadi PPPK akan menjadi 9 sampai 11 Juta, artinya ada selisih uang 5 juta dikalikan saja dengan jumlahnya, tentu cukup besar,”terangnya

Ia juga menambahkan alasannya mengapa penerimaan TKD harus di stop yakni, kinerja yang di rasa kurang serius serta beban kerja yang dia rasa tidak sesuai jika di bandingkan dengan penduduk Kota Bontang yang berjumlah 187,000 dengan Tiga Kecamatan dan Lima belas Kelurahan

“Stop penerimaan TKD Bontang hanya akan membuang – buang APBD bontang saja, Toh kebanyakan yang main game bukan kerja, itu menurut saya,” tegasnya. #

Reporter: Nurdin | Editor: Wong | ADV DPRD Bontang

Comments are closed.