BeritaKaltim.Co

Ekosistem Hutan Mangrove Perlu Dijaga

BERITAKALTIM.CO-Pameran Expo Kaltim 2024 yang diadakan di Samarinda Convention Center Sempaja, cukup beragam dan penuh nuansa, terutama bagi pelajar, mahasiswa dan pemerhati lingkungan yang  ingin mengetahui perkembangan dan upaya-upaya apa yang telah dilakukan instansi pemerintah dalam menjaga, melestarikan dan mengembangkan hasil hutan yang ada di Kaltim.

Stand pameran yang berada di bawah Dinas Kehutanan muncul dengan suasana berbeda, dalam pameran itu nuansa hutan coba ditampilkan, begitu juga dengan produk yang dihasilkan, cukup menjanjikan untuk dikembangkan.

Namun yang perlu diperhatikan adalah kondisi ekosistem Mangrove yang ada, banyak terjadi perubahan alih fungsi Mangrove, terlebih lagi kalau areal Mangrove berubah menjadi lahan tambak, maka akan terjadi kerugian besar, tidak hanya soal lingkungan semata, melainkan akan membawa dampak besar, terutama sekali adalah terlepasnya emisi gas rumah kaca dalam jumlah besar. Sebab Mangrove memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Konversi Mangrove akan melepas karbon secara masif dan membutuhkan ratusan tahun untuk mengembalikan kondisi cadangan karbonnya sebelum terjadi pengalihan fungsi.

“Hampir 50 persen dari cadangan karbon Mangrove yang masih bagus ini akan hilang, apabila Mangrove ini dikonversi menjadi tambak,” kata Alam, salah satu petugas yang menjaga stan pameran, Minggu (28/7/2024).

Ditambahkan Alam, ekosistem Mangrove yang sudah terdegradasi perlu dilakukan rehabilitasi dengan dilakukan penanaman kembali.

Upaya rehabilitasi Mangrove, jelas Alam, akan dapat membantu mengembalikan biomassa permukaan atas tanah dan bawah tanah setidaknya untuk menyamai Mangrove yang masih alami.

“Meski belum dapat mengembalikan kondisi cadangan karbonnya seperti semula,” ungkap Alam.

Alam mengakui untuk memulihkan dan mengembalikan kondisi yang ada itu tidaklah mudah, memerlukan waktu dan dana yang cukup besar, serta perhatian yang besar tidak hanya dari instansi pemerintah saja, melainkan juga dari berbagai pihak yang memang siap dalam menjaga lingkungan.#

Reporter|Editor: Hoesin KH

Comments are closed.