BERITAKALTIM.CO – Dalam upaya mengantisipasi tindakan kekerasan seksual, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti, menekankan pentingnya edukasi seksual sejak dini yang harus dilakukan oleh pemerintah maupun orang tua.
Menurut Damayanti, kesadaran mengenai batasan diri, pemahaman tentang tubuh, dan hak-hak anak perlu ditingkatkan untuk menghadapi potensi ancaman kekerasan seksual.
Edukasi sejak dini juga diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang cara melaporkan jika mereka mengalami kekerasan seksual.
“Pendidikan seksual harus mulai dibangun sejak dini agar anak-anak memahami dampak negatif yang bisa timbul di kemudian hari,” ujar Damayanti pada saat diwawancarai, Kamis (1/8/2024)
Ia juga menyoroti bahwa kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kekerasan seksual.
Oleh karena itu, edukasi seks sejak dini dianggap penting untuk mengantisipasi kejadian buruk tersebut.
“Tentunya penanganan ini harus melibatkan banyak pihak. Ini bukan hanya tugas orang tua atau pemerintah saja, tetapi semua sektor memiliki peranan yang sama,” jelasnya.
Damayanti menambahkan bahwa upaya ini tidak hanya efektif dalam mengantisipasi kekerasan seksual, tetapi juga bisa mencegah penyebaran penyakit menular seperti HIV/AIDS.
“Ini harus jadi perhatian kita bersama, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia berharap adanya kerjasama yang solid dalam mengantisipasi kekerasan seksual, terutama terhadap anak di bawah umur.
“Anak di bawah umur harus dijaga, jadi tentu kita ingin ada kerjasama dalam hal ini,” pungkasnya. #
Reporter: Sandi | Editor: Wong
Comments are closed.