BeritaKaltim.Co

KPw BI Kaltim Kendalikan Inflasi Lewat GNPIP

BERITAKALTIM.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya mengendalikan inflasi melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Kepala KPw BI Kaltim, Budi Widhihartanto, menyebutkan bahwa upaya tersebut bertujuan menjaga stabilitas inflasi di Provinsi Kaltim oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltim.

Budi menjelaskan bahwa ketersediaan pasokan beras SPHP akan terus disalurkan ke Kios Penyeimbang Inflasi di Pasar Segiri dan Merdeka.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga melalui pasar murah yang terus dilakukan di Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Paser, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Sebagai penguatan komunikasi efektif, komunikasi antar TPID se-Kaltim terus dilakukan melalui rapat koordinasi untuk mengambil langkah konkret dalam pengendalian inflasi, sosialisasi, dan edukasi gerakan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) kepada siswa SD, pelatihan diversifikasi pangan, pembentukan toko penyeimbang di Berau, serta penguatan digitalisasi data pangan melalui workshop Laminetam,” ujar Budi pada saat diwawancarai, Senin (5/8/2024).

Pencapaian inflasi Kaltim periode Juli diharapkan dapat berlanjut pada bulan Agustus di tengah tantangan peningkatan tekanan inflasi seiring tahun ajaran baru serta adanya event lokal dan nasional.

“Masyarakat juga dapat mendukung pengendalian inflasi Kaltim dengan berbelanja bijak dan tidak melakukan konsumsi secara berlebihan,” tambahnya.

Ke depan, TPID Provinsi Kaltim akan terus berkolaborasi dalam menjalankan program pengendalian inflasi melalui strategi 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif) guna pengendalian inflasi.

Dengan inflasi yang terkendali, diharapkan dapat menjadi momentum pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur menuju masyarakat yang lebih sejahtera. #

Reporter: Sandi | Editor: Wong

 

Comments are closed.