BERITAKALTIM.CO – Sebanyak 60 anak berkumpul di ruang Quen Merry 1, Aston Hotel Samarinda, pada Jumat pagi (9/8/2024), untuk mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Samarinda.
Acara ini disambut antusias oleh para peserta yang didampingi orang tua masing-masing, sebagai bagian dari aksi sosial yang diperuntukkan bagi warga KKSS dan masyarakat Samarinda secara umum.
Awaludin, Ketua Panitia, mengungkapkan bahwa 10 bilik khitan telah disiapkan untuk melayani para peserta.
“Kami dari panitia menyiapkan 10 bilik khitan bagi para peserta mengingat jumlahnya terbilang cukup banyak,” jelasnya, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian KKSS Kota Samarinda.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan KKSS Kota Samarinda yang dipimpin oleh H. Muslimin, tetapi juga bekerja sama dengan Baznas Kota Samarinda, Rumah Luka Borneo, dan IDI Kota Samarinda.
Sebanyak 12 tenaga medis diturunkan untuk melayani di 10 bilik khitan yang telah disiapkan. Salah satu bilik dikhususkan untuk anastesi bagi anak-anak yang akan disunat.
Muhammad Abduh Faisal, menambahkan bahwa metode khitan yang digunakan dalam acara ini adalah sistem lem, namun tidak menutup kemungkinan penggunaan metode jahit untuk kasus tertentu.
“Mungkin untuk yang indikasinya tidak bisa menggunakan lem sehingga harus menggunakan metode jahit,” terangnya.
Selain khitanan massal, acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial lainnya seperti aksi donor darah yang dilaksanakan di tempat yang sama.
Pada hari Minggu (11/8/2024), KKSS Kota Samarinda juga akan menggelar jalan sehat dengan hadiah utama dua tiket umroh, mengajak seluruh warga KKSS dan masyarakat Samarinda untuk berpartisipasi. #
Reporter: Sandi | Editor: Wong
Comments are closed.