BERITAKALTIM.O-Bupati Edi Damasyah melaksanakan Peresmian Rumah Bahagia untuk balita stunting. Event tersebut bersamaan dengan pelaksanaan Gerakan Bersama Intervensi Serentak Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dengan permasalahan gizi.
Peresmian Rumah Bahagia tersebut berlangsung Desa Jembayan Loa Kulu Kamis (8/8/2024).
Hadir dalam event tersebut Asisten 3 Sekretariat Daerah, Direktur RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Forpimcam, dan beberapa pimpinan OPD, Kepala Desa dan Pimpinan Puskesmas Loa Kulu.
Dalam kegiatan tersebut Bupati Kukar Edi Damansyah memberikan makan tambahan secara langsung kepada anak-anak balita yang ada di posyandu.
Sesudahnya dilakukan monitoring ke Rumah Bahagia yang berfungsi sebagai lokasi observasi dan pendekatan terhadap anak dalam pelaksanaan gerakan bersama mengatasi stunting.
“Dalam penanganan stunting di Kukar, sebanyak 39 persen dari total anak, berat badannya sudah diperbaiki. Namun orang tua dari anak pun harus paham bagaimana mencegah dan menangani stunting, bahkan sebelum menikah,” ujar Kepala Desa Jembayan.
Dalam arahan Bupati Edi Damansyah menyampaikan ini merupakan Rumah Bahagia pertama yang ada di Kukar.
Sekali lagi saya tegaskan, pola penanganan stunting diarahkan pada pola gotong royong. Maka dari itu tidak hanya pemerintah dan masyarakat saja yang bergerak, tetapi pihak perusahaan juga harus memiliki peran sosial dan program pemberdayaan masyarakat.
“Dengan demikian stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat dikendalikan dengan baik,” tegas Edi Damansyah.
Dalam event tersebut pihak PT Multi Harapan Utama (MHU) menyerahkan bantuan senilai Rp70 juta dan dari PT Duta Agromakmur menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kukar.#
Editor: Hoesin KH|Adv|Diskominfo Kukar
Comments are closed.