BeritaKaltim.Co

Namanya Rusun, Tapi 12 Tower Hunian ASN di IKN Ini Fasilitas Hotel Bintang

BERITAKALTIM.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung rencana besar pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu langkah signifikan yang telah dicapai adalah rampungnya pembangunan 12 tower rumah susun (rusun) yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari upaya keras yang dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur di IKN, sebagai bagian dari tahap awal pemindahan ASN yang direncanakan mulai September mendatang.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, dengan optimisme mengungkapkan bahwa 12 tower Rusun tersebut siap digunakan pada 17 Agustus 2024, tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 79.

“Ini semua. Dari 47 tower itu ada 12 yang sudah selesai. Satu tower terdiri dari 12 lantai, dengan setiap lantai rata-rata memiliki 5 unit apartemen,” ungkap Danis kepada wartawan yang bertandang ke zona inti di Rusun ASN, Jumat (9/8/2024).

Para wartawan melihat langsung fasilitas yang disediakan disetiap rusun. Misalnya akses masuk yang telah menggunakan kunci magnetik, air keran yang bisa diminum langsung. Juga furniture berkelas hotel bintang.

Seperti diketahui, Pembangunan 47 tower rusun diperuntukkan bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) dan personel Hankam (Pertahanan dan Keamanan). Rinciannya, 31 tower untuk ASN dan 16 tower lainnya untuk personel keamanan seperti Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Secara keseluruhan, proyek ini akan menyediakan 2.820 unit apartemen yang mampu menampung lebih dari 8.460 orang. Proses konstruksi ini telah berjalan selama 19 bulan dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024.

Danis memaparkan, setiap unit apartemen yang disiapkan memiliki luas 98 m², dirancang dengan memperhatikan kebutuhan dasar keluarga ASN. Dalam satu unit apartemen, terdapat ruang kerja, ruang keluarga, ruang tidur anak, ruang makan, dan ruang tidur utama. Tidak hanya itu, unit ini juga dilengkapi dengan dua kamar mandi, dimana satu kamar mandi berada di dalam kamar tidur utama dan satu lagi terletak di luar.

Selain itu, apartemen ini juga telah full furnished, dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), televisi, sofa, dan bahkan mesin cuci serta kulkas. Namun, Danis menambahkan bahwa apartemen tersebut tidak disertai dengan alat masak dan alat makan.

“Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan para ASN yang akan menempati rusun tersebut dapat langsung menempati tempat tinggal baru mereka tanpa banyak kesulitan,” tambahnya.

Untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan sehari-hari penghuni, lantai 1 dan 2 rusun tidak digunakan sebagai hunian melainkan untuk menyediakan fasilitas-fasilitas penting lainnya seperti klinik, apotek, ruang olahraga, dan ruang PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Selain itu, di lantai dasar juga telah dibangun sebuah market untuk memudahkan penghuni dalam memenuhi kebutuhan harian mereka.

Danis mengatakan, salah satu keunggulan dari apartemen ini adalah adanya sistem air bersih yang canggih. Air yang disalurkan ke setiap unit apartemen dapat langsung diminum dari kran.

“Hal ini berkat pemanfaatan sistem filtrasi air dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) yang telah dibangun khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih di IKN,” jelasnya.

IKN dirancang bukan hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai simbol kemajuan dan inovasi Indonesia. Dengan tersedianya fasilitas hunian yang modern dan lengkap bagi ASN dan personel keamanan, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif sekaligus nyaman. Ini juga diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan transisi menuju ibu kota baru, yang sejauh ini telah menunjukkan perkembangan yang positif.

Lebih jauh, penyelesaian 12 tower rusun ini juga menandai awal dari langkah strategis menuju pemindahan ASN yang lebih luas pada bulan September mendatang.

“Dengan adanya fasilitas hunian yang sudah siap, pemerintah optimis bahwa proses pemindahan ini dapat berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Dengan demikian, pembangunan 12 tower rusun ASN ini bukan hanya sekadar proyek konstruksi, melainkan bagian integral dari visi besar Indonesia untuk mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang modern, berkelanjutan, dan layak huni bagi seluruh elemen yang akan memegang peran penting dalam menjalankan roda pemerintaha. #

Reporter: Yani | Editor: Wong

Comments are closed.