BERITAKALTIM.CO- Peringatan hari ulang tahun (HUT) Ke-25 Kabupaten Nunukan tahun 2024, pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, untuk pertama kalinya menggelar event dalam skala besar di sejumlah wilayah. Dimulai sejak bulan Maret hingga penutupan bulan Agustus 2024 ini.
Hal itu disampaikan oleh kepala Disbudporapar Abdul Hadi, menjelang malam puncak Paras Fest di panggung hiburan Paras Perbatasan, Jumat malam (9/8/2024).
“Seluruh event yang terselenggara pada tahun ini, secara khusus telah kami masukkan calender of event (CEO) tahun 2024,” ujar Abdul Halid.
Menurut Abdul Halid, tidak menutup kemungkinan event-event tersebut, akan kembali diselenggarakan dalam CEO tahun 2025 mendatang.
“Khusus di tahun depan, Disbudporapar telah menyusun sejumlah agenda kemasan religi budaya, olahraga, HUT ke-80 RI dan HUT ke-26 Kabupaten Nunukan dengan sasaran empat wilayah di lima kecamatan,” ungkap Abdul Halid.
Ditambahkan Abdul Halid, pelaksanaan rangkaian HUT Ke-25 Kabupaten Nunukan tahun ini, berhasil menciptakan ekonomi yang signifikan melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan.
Adapun rincian transaksi perputaran uang dan partisipasi selama event yakni, Wedding market festival, omzet selama empat hari Rp191.418,000 dengan partisipan sebanyak 1992 orang, Boxing day, omzet tiket masuk selama tiga hari Rp9.000.000 dengan partisipan 840 orang.
Ramadhan Festival, omzet selama enam hari Rp24.000.000 dengan partisipan sebanyak 160 orang. Gerak jalan, omzet selama satu hari Rp 680.000,000 dengan partisipan sebanyak 3600 orang. Hut kabupaten Kecamatan Krayan, omzet selama empat hari Rp456.080,000 dengan partisipan sebanyak 300 orang.
Hut kabupaten Kecamatan Tulin Onsoi , omzet selama tiga hari Rp226.520.000 dengan partisipan sebanyak 500 orang.
Hut kabupaten Kecamatan Lumbis, omzet selama sembilan hari Rp1.723.900.000 dengan partisipan sebanyak 12.000 orang. Paras Fest, omzet selama 14 hari Rp1.120,248,000 dengan partisipan sebanyak 7.000 orang.
“Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka hut kabupaten kali ini tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal dengan total omzet sementara sebesar Rp4.887.246.000 tetapi juga menarik total partisipan 26.392 orang. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan kontribusi yang besar dalam memajukan ekonomi serta memperkenalkan potensi daerah kabupaten nunukan,” beber Abdul Halid.
Selain itu lanjut Abdul Halid, event-event yang telah terlaksana tahun ini secara garis besar telah memberikan dampak ekonomi di wilayah penyelenggara.
Selain itu misi dalam mempromosikan sektor pariwisata Kabupaten Nunukan turut terdongkrak dengan hadirnya wisawatan luar khususnya dari Malaysia.#
Editor: Hoesin KH|Adv|Diskominfo Nunukan
Comments are closed.