BeritaKaltim.Co

DPRD Bontang Desak Peningkatan Serapan APBD-P yang Belum Capai Target

BERITAKALTIM.CO – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Bontang hingga Oktober 2024 dilaporkan masih jauh dari target, terutama di sektor belanja modal dan operasional.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menekankan bahwa situasi ini perlu mendapatkan perhatian serius. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlynawati untuk memantau kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Serapan anggaran yang masih rendah diakui dalam komunikasi kami dengan Sekda. DPRD selama dua bulan terakhir juga belum dapat berkolaborasi secara maksimal dengan mitra OPD dalam hal ini,” ujar Andi Faizal, Kamis (17/10/2024).

Dari total anggaran yang disahkan, sekitar Rp605 miliar dialokasikan untuk program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan proyek perumahan. Andi Faizal menekankan bahwa rendahnya serapan anggaran akan mengakibatkan minimnya manfaat yang dirasakan masyarakat.

Anggaran belanja modal mencapai Rp1,2 triliun, sementara belanja operasional sebesar Rp2,1 triliun. Sekda Kota Bontang mengonfirmasi bahwa pengadaan barang dan jasa melalui e-catalog akan segera dilaksanakan.

Andi Faizal berharap bahwa dengan penerapan e-katalog, OPD dapat mempercepat pelaksanaan program yang tertunda sehingga target serapan anggaran dapat tercapai sebelum akhir tahun.

“Kami berharap e-catalog dapat meningkatkan serapan anggaran. Sekda telah memastikan bahwa proses ini akan segera berjalan, agar program prioritas dapat dilaksanakan tepat waktu,” tambahnya.

Politikus Partai Golkar ini juga meminta Sekda untuk terus memantau kinerja OPD agar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, guna mengurangi potensi sisa anggaran yang tidak terpakai (Silpa) di akhir tahun. Selain itu, dengan kurang dari tiga bulan tersisa, Andi Faizal berharap OPD dapat meningkatkan pelaksanaan program yang telah dianggarkan, khususnya di sektor infrastruktur dan layanan publik.

“DPRD senantiasa berkomitmen untuk mendorong penggunaan anggaran secara maksimal agar silpa tidak meningkat,” tegasnya. #

Reporter: Ipul | Editor: Wong | ADV DPRD Bontang

Comments are closed.