BeritaKaltim.Co

Ada Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan Disiapkan Disnaker Bersama BPJS Ketenagakerjaan

BERITAKALTIM.CO – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim punya kiat untuk melindungi pekerja mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Bekerja sama BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker mensosialisasikan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Program ini diatur Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021. Di mana BPJS menawarkan dukungan finansial sementara bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan, memberikan waktu bagi mereka untuk mencari pekerjaan baru tanpa harus menghadapi tekanan finansial yang berat.

Kepala Disnaker Kaltim, Rozani Erawadi, menegaskan pentingnya perlindungan ini. Sosialiasi sudah terus dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

“PHK sering terjadi secara mendadak akibat perubahan kebutuhan perusahaan, yang pada gilirannya mempengaruhi karyawan dan dapat memicu kesulitan finansial. Program JKP hadir untuk memastikan para pekerja memiliki standar hidup yang layak selama masa transisi ini,” kata Rozani.

Data terbaru menunjukkan bahwa hingga September 2024, sebanyak 390 pekerja di Kaltim telah mengalami PHK, dengan mayoritas berasal dari Kota Balikpapan (313 pekerja) dan sisanya dari Kabupaten Kutai Timur (77 pekerja).

Menanggapi tren ini, Rozani menggarisbawahi perlunya langkah preventif dan proteksi yang lebih kuat untuk menekan angka PHK di masa depan.

Program JKP bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Ketenagakerjaan setempat, memastikan bahwa para pekerja yang terdampak PHK mendapatkan bantuan, tidak hanya dari segi finansial tetapi juga dalam mendapatkan akses informasi tentang peluang kerja dan keterampilan baru yang relevan.

“Kami berharap program ini dapat memberikan rasa aman bagi para pekerja sehingga mereka tidak merasa tertekan saat kehilangan pekerjaan,” tambah Rozani.

Meskipun demikian, implementasi program ini masih menghadapi tantangan. Rozani mengakui bahwa evaluasi berkala dan perbaikan diperlukan agar Program JKP dapat menjangkau lebih banyak pekerja yang membutuhkan.

“Kami berharap dapat memberikan masukan untuk penyempurnaan program, sehingga lebih efektif di masa mendatang,” ujarnya. #

Reporter: Hard | Editor: Wong | ADV Diskominfo Kaltim

Comments are closed.