BERITAKALTIM.CO – Peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-79 tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Timur menjadi momen refleksi penting bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat yang diwariskan oleh para pahlawan.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi kelompok miskin dan masyarakat yang menghadapi masalah kesejahteraan sosial.
Dalam wawancaranya, Andi Muhammad Ishak menyampaikan pesan yang selaras dengan arahan Gubernur Kalimantan Timur dan Kementerian Sosial RI
“Perjuangan kemerdekaan yang dilakukan oleh para pahlawan tidak hanya berhenti pada berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kini, perjuangan tersebut harus dilanjutkan dengan upaya-upaya pembangunan, terutama di bidang kesejahteraan sosial,” ujarnya saat di temui di taman makam pahlawan, jalan Kesuma bangsa Samarinda, Minggu (10/11/2024).
Menurut Andi, Dinas Sosial Kaltim berkomitmen untuk menjadi “pahlawan pembangunan” dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui pengembangan ekonomi produktif bagi mereka yang membutuhkan, dengan tujuan agar masyarakat dapat lebih mandiri dan tidak selalu bergantung pada bantuan sosial.
“Kami memberikan bantuan dalam bentuk program ekonomi produktif kepada mereka yang layak menerima. Dengan bantuan ini, kami berharap mereka bisa mengembangkan kemampuan ekonomi mereka sendiri, sehingga menjadi pahlawan bagi keluarga mereka dan tidak lagi hanya mengharapkan bantuan,” jelasnya.
Andi juga menegaskan bahwa semangat pahlawan harus terus dihidupkan dalam setiap langkah pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kita harus tetap semangat dan berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan sosial,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Andi juga menyoroti perhatian pemerintah kepada para veteran dan janda veteran di Kalimantan Timur.
Setiap tahun, Dinas Sosial memberikan bantuan sosial berupa santunan kepada veteran dan janda veteran sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa mereka dalam perjuangan kemerdekaan.
“Tahun ini, santunan yang kami berikan kepada setiap veteran adalah sebesar Rp3 juta, sedangkan untuk janda veteran sebesar Rp2,5 juta. Saat ini, tercatat ada 159 veteran dan 269 janda veteran di Kalimantan Timur. Kami berharap santunan ini dapat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup,” ungkapnya.
Selain santunan, Andi juga menekankan pentingnya dukungan pendidikan bagi anak-anak veteran.
“Kami berharap ada mekanisme khusus untuk memastikan anak-anak veteran mendapatkan jaminan pendidikan yang layak. Melalui kerjasama dengan dinas pendidikan, kami akan terus mengupayakan adanya beasiswa dan afirmasi bagi mereka,” tambahnya.
Andi menutup wawancara dengan pesan agar seluruh masyarakat Kalimantan Timur meneladani semangat pahlawan dan bersama-sama bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di wilayah ini.
“Mari kita menjadi pahlawan di bidang kita masing-masing, dengan semangat dan cinta pada negeri ini,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-79 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam membangun bangsa, terutama dalam menciptakan kesejahteraan sosial yang lebih baik di Kalimantan Timur.
Reporter : Yani | Editor : Wong | Adv Diskominfo Kaltim
Comments are closed.