BeritaKaltim.Co

Kebun Raya Balikpapan Hadirkan Rumah Kaca Anggrek dan Jogging Track Baru

BERITAKALTIM.CO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan tengah merancang perubahan besar di Kebun Raya Balikpapan, dengan penambahan area khusus untuk tanaman anggrek. Meskipun mirip rumah kaca, tanaman anggrek ini justru akan ditanam di area terbuka untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengungkapkan bahwa proyek ini bertujuan agar masyarakat dapat menikmati keindahan anggrek yang tumbuh secara alami. “Kami ingin Kebun Raya Balikpapan menjadi tempat yang ikonik, sehingga pengunjung bisa melihat anggrek langsung saat mereka berjalan-jalan di kebun raya,” kata Sudirman, pada hari Rabu 18 Desember 2024.

Proyek ini diperkirakan selesai pada akhir tahun 2024 dan akan diresmikan pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Balikpapan pada 10 Februari 2025 mendatang.

Selain itu, Kebun Raya Balikpapan yang terletak di Jalan Soekarno Hatta KM 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, juga akan dilengkapi dengan jogging track sepanjang 5-10 kilometer. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi lokasi baru untuk kegiatan olahraga seperti fun run, yang diharapkan akan lebih menarik karena dilakukan di area kebun raya, bukan di jalan raya seperti biasanya.“Jika jogging track ini selesai pada 2025, kami akan langsung mengadakan acara fun run di sana,” ujar Sudirman.

Harapannya, fasilitas ini bisa memberikan pengalaman unik bagi para pelari yang ingin menikmati alam sembari berolahraga.

Kebun Raya Balikpapan sendiri sudah menjadi lokasi penelitian dan observasi bagi beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Airlangga yang telah menjalin kerjasama selama hampir tujuh tahun. Penelitian yang dilakukan berkaitan dengan tanaman obat, dengan harapan dapat mengidentifikasi tanaman yang bisa digunakan untuk obat herbal.

“Kebun Raya Balikpapan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penelitian, tetapi juga sebagai tempat konservasi tanaman Kalimantan dan tanaman luar Kalimantan yang bermanfaat,” kata Sudirman.

Selain itu, kebun raya ini juga berfungsi sebagai penghasil oksigen dan menjaga keseimbangan ekosistem. Untuk menikmati fasilitas dan keindahan Kebun Raya Balikpapan, pengunjung kini dikenakan tarif retribusi, sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku. #

Reporter: Niken | Editor: Wong

Comments are closed.