
BERITAKALTIM.CO-Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud melantik dan mengambil sumpah janji 21 Aparat Sipil Negara (ASN), yang terbagi dari jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Dari 21 ASN, satu di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, bergeser jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa pelantikan ini sebenarnya sudah lama mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Timur, Kementerian Dalam Negeri, karena pada saat itu memasuki Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sehingga tertunda.
“Jadi ini bukan hal yang baru yang kita lakukan pada hari ini, tapi sudah beberapa bulan yang lalu,” kata Rahmad Mas’ud saat memberikan sambutan.
Rahmad berharap di tengah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan Kota Balikpapan sebagai pintu gerbang, maka semua pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, dapat manfaatkan situasi dan kondisi ini, karenanya ini datangnya tidak mungkin 10 tahun ke depan.
“Harapan kita semua adalah bagaimana kolaborasi dan sinergi kita, bukan hanya dengan pemerintah provinsi tetapi seluruh jajaran kementerian juga,” papar Rahmad Mas’ud.
Tak dipungkiri juga, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan dapat berkomunikasi dengan para menteri-menteri, presiden dan wakil presiden, sehingga diperlukan kesiapan para ASN dalam diplomasi.
“Kalau dalam usaha itu bagaimana menemui, berkomunikasi dan meyakinkan. Itu yang kita perlukan, karena Balikpapan tidak kaya terhadap hasil alamnya. Jadi kita perlukan itu pimpinan-pimpinan yang mampu untuk berkomunikasi, pintar dalam konteks berkomunikasi dan meyakinkan untuk mencari bantuan-bantuan, baik bantuan provinsi maupun di pusat. Itulah yang kita harapkan, karena harapan kita semua itu saja,” terang Rahmad Mas’ud.
Di akhir kata, Rahmad berharap kinerja para pejabat yang mutasi pada hari ini akan dilihat enam bulan ke depan.
“Saya mau lihat kinerja enam bulan ke depan, kalau tidak maksimal dalam melaksanakan tugas, sesuai dengan janji saudara sekalian kita akan revisi ulang, kalau tidak layak kita akan menempatkan orang yang layak dan mampu secara visi dan misi, untuk menjalankan program dari pemerintahan yang ada sekarang ini,” tegas Rahmad.
Rahmad mengungkapkan akan melakukan mutasi lagi, hanya saja masih menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri dan sedang lakukan lelang jabatan yang saat ini kosong.#
Reporter: Niken|Editor: Hoesin KH
Comments are closed.