BERITAKALTIM.CO-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi berencana akan meresmikan Ruang Bersama Indonesia di Kota Balikpapan, pada Kamis, 27 Februari 2025 mendatang.
“Kami masih kondisikan apakah Bu Menteri jadi kesini tanggal 27 Februari 2025 sesuai jadwal awalnya. Ini masih disounding kembali. Kita tunggu kabar,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni kepada media, Jumat (7/2/2025) di Taman Tiga Generasi Balikpapan.
Heria mengatakan Kota Balikpapan terpilih menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Kalimantan Timur (Kaltim), yang akan melaunching Ruang Bersama Indonesia.
“Nah kemarin Ibu Menteri mau melunchingnya itu, karena itu program nasional juga dan di Balikpapan sudah ada gitu,” kata Heria Prisni.
Ruang bersama Indonesia itu merupakan program kolaborasi dari beberapa kegiatan dalam satu kelurahan atau satu kampung, karena di Balikpapan tidak ada kampung, maka skala kelurahan.
“Jadi satu kelurahan itu kolaborasi kegiatan. Di situ ada kegiatan UMKM, forum anak, Dekranasda termasuk pariwisata. Jadi satu kelurahan sudah mencakup semua kegiatan itu. Kita kan rata-rata semua kelurahan sudah mencakup kegiatan-kegiatan itu,” ucap Heria.
Untuk lokasi tempat launching masih belum ditentukan, karena rencananya ada dua opsi yakni di halaman balai kota atau di Taman Bekapai.
Konsep dari Kementerian PPPA bahwa harapannya setiap kabupaten kota itu sudah memiliki ruang bersama Indonesia. Ruang bersama Indonesia itu adalah bagian dari Kota Layak Anak (KLA).
“Nah konsep ruang bersama Indonesia itu bukan hanya sebuah ruangan atau ruang terbuka menjadi tempat berkumpulnya keluarga tetapi sebuah konsep, di mana ada komunikasi, koordinasi yang baik di internal keluarga,” terang Heria.
Heria menyebutkan ruang bermain ramah anak nantinya ke depan dan fasilitas di Taman Tiga Generasi maupun Islamic Center, termasuk Taman Wiluyo Puspoyudo itu akan dilengkapi sebagaimana konsep ruang bersama Indonesia.
Kelengkapan yang dimaksud, taman-taman itu bukan hanya ada alat permainan tetapi ke depannya nanti ada alat olahraga yang outdoor, lalu diharapkan juga ada buku-buku bacaan.
“Jadi selain sebuah tempat bermain, tapi juga menjadi tempat berkumpulnya warga, anak, orang tua dan semuanya itu konsepnya dirangkum dalam konsep sebuah tematik sehat, cerdas dan ramah anak. Itu konsep yang akan diusung oleh ruang bersama Indonesia di Kota Balikpapan,” papar Heria.#
Reporter: Niken|Editor:Hoesin KH
Comments are closed.