BeritaKaltim.Co

KPU Kaltim Persiapkan Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur 2025-2030

BERITAKALTIM.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Idris, memimpin rapat pleno terbuka pada Kamis malam, 6 Februari 2025, yang menyetujui penetapan pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024.

Pasangan yang ditetapkan adalah Rudy Mas’ud dan Seno Aji, yang meraih 996.399 suara, atau sekitar 55,66% dari total suara sah.

Setelah penetapan tersebut, Fahmi Idris mengungkapkan beberapa langkah lanjutan yang akan segera diambil oleh KPU Kaltim.

“Besok pagi kami akan menyerahkan surat keputusan (SK) terkait pengusulan pelantikan kepada DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Kami sudah berjanji untuk bertemu dengan Ketua DPRD pada pukul 09.00 WIB di kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Fahmi Idris di hotel mercure samarinda.

Dalam kesempatan itu, Fahmi Idris juga menyampaikan informasi terkait pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Berdasarkan informasi yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025.

Meskipun demikian, Fahmi menambahkan bahwa pelantikan kemungkinan besar akan digelar di Jakarta, mengingat prosedur yang berlaku pada tingkat pusat.

“Pelantikan ini diharapkan berjalan lancar tanpa kendala, dan kami akan terus memantau perkembangan untuk memastikan pelantikan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan,” kata Fahmi Idris.

Fahmi Idris juga menyampaikan terkait perkembangan Pilkada 2024 yang masih menyisakan beberapa kabupaten untuk diselesaikan, yakni Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Mahakam Ulu. Meski begitu, ia optimistis bahwa penyelesaian sengketa Pilkada di daerah tersebut akan segera mencapai putusan akhir.

“Tinggal beberapa kabupaten yang masih dalam proses, semoga hasilnya bisa diterima oleh semua pihak dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat,” ujar Fahmi.

Seiring dengan proses yang terus berlangsung, Fahmi juga mencatat angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Kaltim 2024 yang mencapai sekitar 68%, meskipun sebelumnya KPU menargetkan tingkat partisipasi sebesar 77,5%. Meski demikian, Fahmi menyatakan bahwa angka partisipasi ini masih menunjukkan progres positif.

Fahmi Idris juga memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam kelancaran pelaksanaan Pilkada, mulai dari petugas di tingkat kecamatan hingga tingkat pusat.

“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman media yang telah mendukung kami dalam menyampaikan informasi, serta kepada seluruh jajaran KPU di kabupaten/kota, petugas di lapangan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dengan penuh kesadaran,” kata Fahmi.

Ia juga mengungkapkan permohonan maaf jika selama proses pelaksanaan tahapan Pilkada, ada hal-hal yang kurang memuaskan bagi media atau pihak lainnya.

“Kami mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan kami. Semoga ke depan, kami bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya. #

Reporter : Yani | Editor : Wong

Comments are closed.