BERITAKALTIM.CO-Kecelakaan lalu lintas mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi lagi di Simpang Lima Muara Rapak, Selasa ( 11/2/ 2025) tepatnya sekitar pukul 14.30 Wita.
Kali ini, kecelakaan lalu lintas terjadi antara truk trailer dengan kendaraan roda dua.
Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani mengatakan bahwa truk trailer itu datang dari Jalan Karanganyar menuju ke Jalan Soekarno-Hatta, tepat arah tanjakan ke atas bersamaan dengan kendaraan roda dua yang dikendarai oleh dua wanita yang berasal dari Mamuju.
“Tiba-tiba mereka bertemu di depan Pos Rapak. Jadi mereka mengarah ke Rapak atas. Nah terjadilah di situ sentuhan kendaraan roda dua dengan truck trailer di sisi sebelah kanan depan,” jelas Ropiyani kepada media.
Akibat kejadian tersebut, seorang wanita mengalami luka ringan di pundak dan seorang wanita mengalami luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Dr Kanujoso Djatiwibowo.
“Informasi terakhir yang kami dapatkan itu korban meninggal dunia. Kalau yang satunya lagi luka ringan masih di dalam perawatan di RS Ibnu Sina,” ungkap Ropiyani.
Kompol Ropiyani menerangkan bahwa supir truk trailer merupakan karyawan sebuah perusahaan yang saat itu sedang bekerja mengantarkan barang, ketika kecelakaan itu terjadi truk dalam keadaan kosong.
Pihaknya juga mengecek surat-surat kendaraan baik kendaraan truk trailer maupun kendaraan roda dua.
“Kalau sopir tronton itu lengkap ada SIM dan STNK nya dan ada surat KIR juga. Kalau dua wanita ini kami masih menemukan hanya KTP saja,” tutur Ropiyani.
Hingga saat ini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan masih mencari saksi-saksi yang ada di tempat. Namun, untuk barang bukti sudah diamankan, baik roda 2 maupun truk trailer. Termasuk, supir truk juga diamankan.
“Kita tadi sudah menyidik membantu untuk mendatangi korban yang ada di Kanujoso maupun yang ada di Ibnu Sina,” tambah Ropiyani.
Menurut Ropiyani bahwa korban yang mengalami luka berat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Tapi untuk pernyataan meninggal dunia dari pihak dokter.
Berdasarkan kecelakaan yang terjadi, pihaknya melakukan evaluasi bahwa memang jalan dari Karanganyar itu menyempit dan situasional. Ketika siang hari, kepadatan lalu lintas terjadi di simpang Muara Rapak dari segala penjuru, baik dari arah jalan soekarno hatta maupun dari arah Karanganyar, Gunung Pipa dan Karangjati.
“Jadi titik temunya semua di situ. Kondisi jalan kecil, masyarakat memang harus lebih hati-hati, harus lebih waspada, apalagi itu beriringan dengan kendaraan-kendaraan besar. Jadi kendaraan roda dua maupun yang lainnya, kalau ada kendaraan besar melintas seperti itu harus lebih hati-hati, waspada, jaga keselamatan yang paling utama,” tutup Ropiyani.#
Reporter: Niken|Editor: Hoesin KH
Comments are closed.