BERITAKALTIM.CO-Meski diguyur hujan, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Pengendali (Bendali) Ampal Hulu yang berlokasi di belakang Pasar Segar, pada hari Selasa, 27 Mei 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota memastikan bahwa pengerjaan bendali yang telah mencapai 14,17 persen berjalan dengan baik dan mulai menunjukkan dampak positif terhadap pengurangan titik banjir di wilayah Kota Balikpapan.
Bendali Ampal Hulu merupakan proyek inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam upaya menanggulangi banjir. Infrastruktur ini dirancang untuk menampung sementara air hujan sebelum dialirkan ke saluran utama, sehingga dapat mencegah genangan di kawasan pemukiman.
“Alhamdulillah, sejak ada pengerukan bendali di Hulu DAS Ampal, sudah terlihat dampaknya. Di RT 1 dan RT 2 Gunung Samarinda Baru, yang biasanya banjir saat hujan deras, sekarang sudah tidak terjadi banjir,” ujar Rahmad Mas’ud.
Meskipun bendali belum berfungsi secara maksimal, dampak positif sudah mulai dirasakan warga.
Dalam kunjungannya, Wali Kota didampingi oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menyampaikan bahwa bendali ini menerima aliran air dari beberapa titik seperti Waduk Wonorejo, WIKA, dan Sumber Rejo, yang kemudian dialirkan ke hilir, yakni ke Dam MT Haryono.
Lebih lanjut, Wali Kota menuturkan bahwa jika bendali ini berfungsi optimal, maka potensi banjir akibat curah hujan tinggi bisa diminimalisir. “Dengan upaya ini, kita harapkan permasalahan banjir di Kota Balikpapan bisa berkurang. Minimal tidak ada genangan yang sampai ke permukaan jalan,” katanya.
Selain sebagai sarana pengendalian banjir, bendali ini nantinya akan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau. Rencananya, di area sekitar bendali akan dibangun jogging track dan fasilitas ekowisata, seperti halnya di kawasan Waduk Wonorejo, Gunung Pasir, dan Telaga Sari.
Terkait pembebasan lahan yang terdampak pembangunan, Wali Kota menjelaskan bahwa proses tersebut telah diselesaikan. “Dana ganti rugi sudah dititipkan di pengadilan. Jadi pengerjaan bisa terus dilanjutkan tanpa kendala. Tinggal proses hukum antara ahli waris dan pengadilan,” tegasnya.
Progres yang telah mencapai lebih dari 14 persen, Wali Kota berharap masyarakat terus memberikan doa dan dukungan agar proyek ini segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Balikpapan. #
Reporter: Niken | Editor: Wong
Comments are closed.