BeritaKaltim.Co

Pemkot Balikpapan Serahkan Bantuan Sapi Kurban dari Presiden RI ke Masjid Al-Ula

BERITAKALTIM.CO-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan secara resmi menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa seekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia kepada Masjid Al-Ula. Penyerahan dilakukan pada Jumat, 6 Juni 2025, sekitar pukul 16.00 WITA.

Sapi berjenis Simental dengan bobot 830 kilogram tersebut diterima langsung oleh Ketua Panitia Kurban sekaligus Wakil Ketua DKM Masjid Al-Ula, Abdul Kadir. Bantuan ini diberikan dalam rangka perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.

“Ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi kami. Tahun-tahun sebelumnya kami belum pernah menerima bantuan seperti ini. Tentu Iduladha tahun ini terasa lebih khidmat,” ujar Abdul Kadir.

Masjid Al-Ula menjadi masjid pertama di Balikpapan yang menerima bantuan sapi dari Presiden. Menurut Abdul Kadir, meski jumlah hewan kurban tahun ini menurun dibanding tahun lalu dari 18 ekor menjadi 15 ekor sapi. Namun, semangat kebersamaan dan rasa syukur tetap tinggi di tengah masyarakat.

Sebagai salah satu masjid tertua di Balikpapan yang berada di kawasan padat penduduk dan disekitar banyak warga kurang mampu, Masjid Al-Ula dinilai memenuhi kriteria penerima bantuan, sebagaimana disampaikan oleh Sekretariat Presiden.

Panitia telah menyiapkan 1.200 kupon daging kurban untuk didistribusikan kepada warga di delapan RT sekitar masjid. Setiap RT mendapatkan 100 kupon, sisanya akan dibagikan kepada jemaah dan masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Muhammad Arif Fadillah, menjelaskan bahwa pemotongan sapi kurban dari Presiden dijadwalkan pada Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 08.00 WITA. Sebelum dipotong, sapi telah melalui pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan darah, dan dinyatakan layak untuk dijadikan hewan kurban.

“Balikpapan hanya menerima satu ekor sapi dari Presiden, karena memang setiap kabupaten/kota hanya mendapat satu ekor,” terang Arif.

Sapi tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 350 kilogram daging, di luar bagian tulang, kepala, dan organ lainnya. Dalam proses penyembelihan, panitia melibatkan petugas Rumah Potong Hewan (RPH) untuk memastikan prosedur dilakukan secara profesional dan sesuai syariat.

Selain itu, panitia juga diimbau menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek untuk membungkus daging, guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam semangat Iduladha yang penuh keikhlasan dan kepedulian sosial. #

Reporter: Niken | Editor: Wong

Comments are closed.