BeritaKaltim.Co

DPMPTSP Bontang  Gelar Bimtek dan Sosialisasi, Dorong Realisasi Investasi dan Kepatuhan Administrasi

‎BERITAKALTIM.CO – Dalam rangka meningkatkan kualitas investasi serta memperkuat pemahaman dan kapasitas para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bontang (DPMPTSP Bontang) menggelar kegiatan Pembinaan, Bimbingan Teknis (Bimtek), dan Sosialisasi terkait implementasi perizinan berbasis resiko, serta Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

‎Kegiatan berlangsung di gedung Auditorium 3D, Rabu, 2 Juli 2025 pukul 08.00 Wita. Dalam agenda tersebut, sebanyak 80 pelaku UMK mendapatkan pembinaan teknis pelaporan realisasi investasi atau LKPM melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) milik Kementerian Investasi/BKPM.

‎Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPMPTSP Bontang, Vinson hadir mewakili Kepala DPMPTSP kota Bontang, Muhammad Aspianur.

‎Dalam sambutannya, Vinson menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai wujud nyata peran pemerintah dalam mendampingi dan memfasilitasi pelaku usaha lokal.

‎”Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir dan memberi dukungan nyata bagi pelaku usaha. Khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan tertib administrasi investasi.” ujarnya

‎Lebih lanjut Vinson menjelaskan LKPM berfungsi sebagai instrumen penting dalam memantau pelaksanaan investasi dan sebagai bahan evaluasi serta pemutusan kebijakan oleh pemerintah kota Bontang.

‎”Semoga melalui kegiatan Bimtek ini para pelaku usaha dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai tata cara pelaporan LKPM, baik secara daring atau online maupun offline,” tukasnya.

‎Vinson menyebut kegiatan Bimtek dan Sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah kota Bontang dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap regulasi serta mendukung peningkatan nilai realisasi investasi di kota Bontang.

‎”Diharapkan melalui pembinaan ini, seluruh pelaku usaha dapat lebih optimal dalam menyampaikan laporan serta mendukung terwujudnya iklim investasi yang sehat, transparan dan akuntable,” tutupnya.

‎Turut hadir sebagai narasumber, Taufik dan Wahyu Ilahi yang merupakan perwakilan DPMPTSP Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Dalam penyampaian materi, kedua narasumber membuka sesi tanya jawab dan diskusi. Beberapa peserta antusias memberikan pertanyaan, kemudian dijawab dengan baik serta detail oleh Narasumber hingga di akhir sesi.

‎Reporter : Setia Oktaviani

Comments are closed.