BERITAKALTIM.CO — Kepala Bagian Umum dan SDM (Sumber Daya Manusia) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang, Andiga Mufti, menghadiri pertemuan bersama Pihak PT. Pupuk Kaltim dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kelurahan Belimbing, Rabu (23/7/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan batas lahan yang akan digunakan dalam pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada.
“Pertemuan hari ini fokus pada penentuan batas lahan untuk memastikan tidak ada kendala saat proses pembangunan dimulai,” ungkap Andiga Mufti usai rapat.
Pembangunan Gedung C direncanakan akan dimulai pada tahun 2026 dengan estimasi anggaran mencapai Rp 300 miliar. Proyek ini akan menggunakan skema multiyear contract atau kontrak tahun jamak. Artinya, pendanaan tidak menggunakan satu anggaran saja, tapi hingga beberapa tahun secara bersambung.
Anggarannya juga tidak hanya akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga direncanakan mendapat dukungan dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).
“Kami akan menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk membahas lebih detail mengenai pengelolaan dan status lahan,” tambah Andiga.
Pembangunan Gedung C ini menjadi bagian dari upaya pengembangan fasilitas kesehatan di Kota Bontang untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan layanan medis di masa mendatang.
Layangn kesehatan di Kota Bontang saat ini oleh RSUD Taman Husada Bontang yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Awalnya merupakan Puskesmas rawat inap, kemudian berubah status menjadi rumah sakit pada tahun 2002.
Rumah sakit Kelas B ini memiliki berbagai fasilitas dan layanan, termasuk tenaga medis yang memadai. Berikut fasilitas yang tersedia saat ini;
- Memiliki berbagai fasilitas dan layanan medis, termasuk dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis.
- Memiliki fasilitas penunjang seperti ruang isolasi, rumah singgah.
- Telah meraih akreditasi paripurna (tingkat tertinggi dalam akreditasi rumah sakit).
- Memiliki aplikasi pendaftaran online untuk pasien.
- Telah melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan, seperti menyediakan rumah singgah dan aplikasi “Si Perban” untuk efisiensi pelayanan.
- Memiliki peralatan medis modern seperti CT-Scan, MRI, dan mobile X-Ray.
Wartawan : San | Penyunting : Wong | ADV
Comments are closed.