BeritaKaltim.Co

Wajah Baru Bank Sampah Turi Putih RT 048

BERITAKALTIM.CO-Memasuki areal Bank Sampah Turi Putih RT 048 Kelurahan Sempaja Timur, mata dimanjakan dengan suasana yang sejuk, rindang dan tenang. Semilir angin membelai tubuh, menciptakan rasa menyapu dalam diam. Kesibukan ibu-ibu pejuang, dalam menyikapi lingkungan demikian terasa, sehingga membuat masyarakat dan warga yang datang semakin betah, suasana gotong rotong menghunjam jiwa.

Situasi dan kondisi yang tercipta damai itu, tercermin nyata, ibu-ibu pejuang dengan kesibukannya masing-masing terlibat ceria dan penuh senda gurau, namun tetap fokus dalam memilah kegiatan yang ada di depannya, ada yang memilah sampah, membuat pupuk kompos, pupuk probiotik, pupuk eco enzyme, menerima dan menimbang sampah yang dibawa warga masyarakat dan berbagai kegiatan lainnya yang penuh aktivitas.

Bank Sampah Kampung Salai RT 048 Turi Putih, terus melakukan inovasi demi mengurangi ketergantungan dalam meniti hidup kehidupan yang ada di depan.

“Bank Sampah Turi Putih RT 048 ini terus mencoba melakukan terobosan-terobosan baru soal sampah, dan makin lama masyarakat atau warga makin terpicu untuk berbuat demi lingkungan yang sehat. Sekecil apa pun kegiatan kerja yang berhubungan dengan sampah, tetap akan membuahkan hasil di kemudian hari,” kata Ketua RT 048 H Rusniansysh di sela-sela mengawasi kegiatan yang ada.

Diakui Rusniansyah, masih banyak warga masyarakat yang belum banyak mengetahui tentang sampah, contohnya sampah plastik yang tidak mudah larut, memerlukan waktu yang panjang, sehingga banyak perusahaan yang peduli akan sampah, mencoba untuk tidak menggunakan bahan baku yang berhubungan erat dengan plastik.

Karena itu Bank Sampah Kampung Salai RT 048 Turi Putih, selalu meluangkan waktu memberikan sosialisasi tentang seluk beluk sampah, baik itu kegunaan dan kerugiannya.

“Sosialisasi bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, yang penting semua yang peduli dengan sampah, selalu mengimbau warga agar bisa menjaga lingkungan yang ada, tidak membuang sampah sembarangan,” papar Rusniansyah.

Mengenai kebutuhan yang dirasakan mendesak dan diperlukan Bank Sampah Kampung Salai RT 048 Turi Putih, Rusniansyah menyikapi dengan bijak, karena itu berkaitan dengan kesadaran yang dirasakan masing-masing manusia.

“Untuk saat ini mungkin yang diperlukan bank sampah, adalah alat pres, karena alat itu cukup penting,” kata Rusniansyah di depan sekretariat Bank Sampah RT 048, Kamis (24/7/2025).#

Editor: Hoesin KH

Comments are closed.