BERITAKALTIM.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengekstrak empat unit telepon seluler yang ditemukan di plafon rumah dinas Wakil Menteri Ketenagakerjaan nonaktif, Immanuel Ebenezer Gerungan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keterangan Ebenezer terkait kepemilikan ponsel tersebut.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan hasil ekstraksi akan menentukan kebenaran klaim Ebenezer yang menyebut ponsel itu milik pembantunya.
“Kalau sudah dilakukan ekstraksi, baru bisa disimpulkan apakah benar HP itu milik pembantunya atau orang lain,” ujar Setyo di kompleks parlemen, Senayan, Kamis (4/9).
Setyo menambahkan, barang bukti ponsel baru akan bernilai setelah dianalisis lebih lanjut. “HP itu benda mati. Dia baru punya arti setelah dilakukan pendalaman untuk memastikan apa yang ada di dalamnya,” tegasnya.
Sebelumnya, KPK pada 22 Agustus 2025 menetapkan Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
Pada hari yang sama, Ebenezer sempat berharap mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden justru mencopotnya dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut identitas 11 tersangka pada waktu terjadinya perkara tersebut:
1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)
2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)
3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan (SB)
4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)
5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FAH)
6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)
7. Subkoordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)
8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)
9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)
10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)
11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG).
ANTARA | Wong
Comments are closed.