BERITAKALTIM.CO-Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan dalam memastikan pembangunan yang berkualitas terus dibuktikan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara, turun langsung meninjau dua proyek infrastruktur lingkungan di Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, pada Kamis (30/10/2025).
Dua proyek yang ditinjau tersebut meliputi pembangunan siring di halaman Masjid Al-Jami’ RT 53 dan perbaikan siring serta drainase di RT 57. Kedua proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk memperkuat sistem infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap kenyamanan warga.
“Ini bentuk pengawasan kami agar proyek benar-benar dikerjakan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis. Tujuannya agar hasilnya bisa bermanfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Halili usai meninjau lokasi.
Halili menyebut, berdasarkan laporan pelaksana, progres kedua proyek tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2025.
Pembangunan di Masjid Al-Jami’ mencakup pembuatan siring berukuran 20 x 25 meter dan pengecoran lantai parkir, dengan anggaran Rp400 juta. Sedangkan proyek perbaikan siring dan drainase di RT 57 memiliki panjang 40 meter dan menyerap anggaran Rp500 juta.
Menurut Halili, kedua proyek itu bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian penting dari upaya penanggulangan banjir dan peningkatan kualitas lingkungan di kawasan Gunung Samarinda dan sekitarnya.
“Setiap musim hujan, warga di kawasan ini sering menghadapi genangan air. Dengan perbaikan sistem drainase, kami harap persoalan ini bisa dikurangi secara signifikan,” ungkap Halili, yang juga merupakan purnawirawan TNI AD.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pengawasan berlapis, baik dari pihak kontraktor, dinas teknis, maupun masyarakat setempat. Hal ini, katanya, agar setiap proyek yang dibiayai oleh anggaran daerah (APBD) benar-benar tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan. “Kami mendorong agar masyarakat ikut terlibat dalam pengawasan. Karena pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dikawal bersama,” tegasnya.
Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol DPRD, khususnya Komisi III yang membidangi infrastruktur dan pekerjaan umum. DPRD, lanjut Halili, akan terus memastikan bahwa setiap proyek pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas dan dampak positif bagi kehidupan warga Balikpapan.
“Fungsi pengawasan bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan setiap proyek memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal kenyamanan, keamanan, dan kualitas lingkungan,” tutupnya. #
NIKEN | WONG | ADV
Comments are closed.