BeritaKaltim.Co

ASN Balikpapan Wujudkan Birokrasi Humanis Lewat Aksi Donor Darah di HUT ke-54 KORPRI

BERITAKALTIM.CO- Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Kota Balikpapan tak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan. Di balik rangkaian kegiatan yang digelar, semangat kemanusiaan justru menjadi sorotan utama, melalui aksi donor darah massal yang diikuti puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menyebut kegiatan ini sebagai bukti bahwa ASN bukan hanya pelaksana birokrasi, tetapi juga pelayan masyarakat yang hadir dengan aksi nyata.

“Kegiatan donor darah ini bukan sekadar seremonial, tapi wujud pengabdian ASN di luar meja birokrasi. Setiap kantong darah yang disumbangkan adalah bentuk kepedulian nyata bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut di Kantor PMI Balikpapan, pada hari Senin, 10 November 2025.

Bagus menambahkan, kebutuhan darah di Kota Balikpapan terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan, permintaan darah mencapai 2.500 hingga 3.000 kantong per bulan, sementara pasokan sering kali belum mencukupi, terutama dalam situasi darurat seperti kecelakaan, operasi besar, atau bagi pasien thalasemia dan ibu melahirkan.

“Inilah mengapa gerakan donor darah oleh ASN menjadi sangat berarti. Selain menolong sesama, ini juga memperkuat budaya solidaritas dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-54 KORPRI Balikpapan, Muhammad Andi Yusri, mengatakan kegiatan donor darah tahun ini diikuti sedikitnya 70 ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan manifestasi dari tema HUT KORPRI tahun ini yakni “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.”

“Tema ini mengandung makna bahwa ASN harus bersatu dalam semangat pengabdian, berdaulat dalam menjalankan tugas, dan bekerja bersama untuk kemajuan bangsa. Salah satu bentuk nyatanya adalah kepedulian sosial melalui donor darah,” jelasnya.

Yusri berharap kegiatan sosial seperti ini tidak berhenti pada momentum peringatan, tetapi menjadi budaya rutin di kalangan ASN Balikpapan. “Kami ingin aksi kemanusiaan ini menjadi contoh, bahwa pengabdian ASN tidak berhenti di meja kantor, tetapi juga hadir untuk menolong dan berbagi kepada sesama tanpa pamrih,” katanya.

PMI Kota Balikpapan turut mengapresiasi langkah KORPRI dalam memperkuat gerakan kemanusiaan ini. Selain membantu menjaga ketersediaan darah, kegiatan tersebut juga membangun kesadaran bahwa birokrasi yang baik lahir dari empati dan kepedulian sosial.

NIKEN | WONG | ADV

Comments are closed.