BeritaKaltim.Co

Ekonomi Kreatif di Kutai Timur Tumbuh Pesat, Dispar Fokus Perkuat Pendataan dan Pembinaan Pelaku Ekraf

BERITAKALTIM.CO – Sektor ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan pertumbuhan signifikan dan dinilai menjadi salah satu sektor yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Geliat ini ditopang oleh semakin banyaknya pelaku usaha berbasis ide, inovasi, dan kreativitas.

Kepala Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Kutim, Akhmad Rifanie, mengatakan perkembangan sektor ini cukup menjanjikan dan terus menunjukkan tren positif.

“Jika melihat di lapangan, pelaku ekonomi kreatif di Kutim mengalami pertumbuhan yang sangat bagus. Ekraf merupakan pilar ekonomi penting karena mengandalkan kreativitas dan pengetahuan SDM sebagai faktor utama produksi,” ujarnya, Rabu (12/11).

Rifanie menyebut sejumlah subsektor Ekraf yang saat ini berkembang pesat, yaitu:

  • Kuliner,

  • Kerajinan (Kriya),

  • Pariwisata,

  • Desain.

Subsektor kuliner menjadi yang paling dominan karena ditopang ketersediaan bahan baku lokal serta tingginya permintaan pasar harian.

Dinas Pariwisata Kutim saat ini tengah melakukan pendataan dan validasi pelaku Ekraf di seluruh kecamatan.

Pendataan ini penting mengingat Bidang Ekraf baru dibentuk dan sebelumnya berada di bawah kewenangan Dinas Koperasi dan UMKM.

“Data pelaku Ekraf dulunya dipegang Dinas Koperasi dan UMKM. Karena bidang ini baru terbentuk, tim kami melakukan pendataan langsung di lapangan untuk mendapatkan data yang valid,” jelas Rifanie.

Pendataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Kutim memandang Ekraf sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru, terutama dalam penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Validasi data pelaku Ekraf akan digunakan untuk:

  • program pelatihan dan peningkatan kompetensi,

  • fasilitasi permodalan,

  • perluasan akses pasar digital maupun offline,

  • serta penyelenggaraan inkubasi bisnis bekerja sama dengan institusi pendidikan dan komunitas kreatif.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kutai Timur sebagai salah satu daerah dengan potensi ekonomi kreatif terbaik di Kalimantan Timur.

IMAMIR | WONG | ADV

Comments are closed.