BeritaKaltim.Co

Masyarakat Antusias Ikuti Puncak HKN ke-61 di Kaltim, Layanan Gratispol Turut Jadi Magnet Peserta

BERITAKALTIM.CO – Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kalimantan Timur berlangsung meriah di GOR Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (15/11/2025). Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati kawasan GOR untuk mengikuti rangkaian kegiatan jalan sehat, gowes, serta layanan cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan peringatan HKN tahun ini menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat memperkuat pola hidup sehat, khususnya generasi muda sebagai penopang pembangunan Kaltim menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dari jam enam pagi masyarakat sudah tumpar rua mengikuti kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa tema HKN generasi sehat, masa depan hebat benar-benar disambut antusias,” ujarnya.

Jaya menyebut penyelenggaraan HKN tahun ini melibatkan banyak unsur mulai dari organisasi profesi, lembaga pendidikan, OPD, komunitas, hingga relawan kesehatan.

“Kesehatan itu milik bersama, bukan hanya milik Dinas Kesehatan. Karena itu, konsep yang kita kedepankan adalah kolaborasi. Minimal ada pentahilik, termasuk dukungan dari media yang membantu menyuarakan pentingnya hidup sehat,” katanya.

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dari berbagai aspek.

“Kita bukan hanya bicara sehat jasmani. Tetapi juga sehat mental, sehat sosial, hingga sehat ekonomi. Kalau kita ingin masyarakat kuat, semua aspek itu harus berjalan,” tegas Jaya.

Rute Gowes dan Jalan Sehat, Masyarakat Padati Jalur

Kegiatan gowes dilepas lebih dulu oleh Kadinkes Kaltim. Rute yang ditempuh peserta melewati Jalan Wahid Hasyim, Pembangunan, Ruhui Rahayu, Ahmad Yani, hingga Panjaitan. Panitia menyiapkan titik pemindaian barcode di Taman Cerdas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Setelah pelepasan gowes, peserta jalan sehat memulai perjalanan dari GOR Kadrie Oening menuju simpang Mie Gacoan sebelum kembali ke garis awal. Banyak peserta membawa anak-anak serta keluarga untuk ikut kemeriahan.

Untuk mendukung acara ini, disiapkan 30 stan bazar, terdiri dari 10 UMKM serta stan OPD dan layanan kesehatan. Panitia juga mengerahkan tim medis dari RSUD AWS, RS Korpri, RS Mata Kaltim, dan PMI, lengkap dengan ambulans yang disiagakan.

GRATISPOL Jadi Pusat Keramaian

Salah satu stan yang paling banyak diserbu warga adalah layanan cek kesehatan gratis serta stand Gratispol pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan tanpa biaya. Program ini menjadi salah satu program unggulan dari gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud untuk memperluas akses layanan dasar langsung ke tengah masyarakat.

“Karena masyarakat berkumpul di sini, maka kami membuka layanan Gratispol dan cek kesehatan gratis seluas-luasnya. Tidak ada target atau batas kuota. Masyarakat boleh memeriksakan diri dan mendaftar kepesertaan bpjs kesehatan sampai kegiatan selesai,” ujar Jaya.

Ia menjelaskan bahwa deteksi dini penyakit tidak menular kini menjadi perhatian serius. Peningkatan kasus stroke, kolesterol tinggi, dan diabetes banyak dipengaruhi gaya hidup kurang gerak.

“Hari ini kita kampanyekan kembali gerakan masyarakat hidup sehat. Bukan hanya sehat fisik, tapi juga mental dan lingkungan,” katanya.

Stan Gratispol menyediakan pendaftaran BPJS Kesehatan cukup dengan membawa KTP atau NIK.

“Yang mau daftar BPJS bisa langsung di sini. Semuanya gratis. Kami ingin layanan ini benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Pada kegiatan ini, panitia menyiapkan sekitar 55 door prize yang disumbangkan oleh berbagai pihak, mulai dari OPD, Bankaltimtara, hingga Bank Indonesia.

“Hadiah ini dari masyarakat untuk masyarakat. Kami hanya memfasilitasi agar kegiatan semakin meriah,” ujar Jaya.

Peserta gowes asal Samarinda, Aris Hudayanto (50), mengapresiasi pelaksanaan HKN tahun ini. Ia berharap jarak yang ditempuh bisa ditambah pada tahun mendatang.

“Bagus sekali menurut saya, tapi kalau bisa rutenya diperpanjang biar lebih menantang. Saya biasa latihan 35 kilometer, sementara tadi hanya sekitar 10 kilometer. Semoga ke depan bisa lebih panjang dan lebih seru,” ujarnya dengan senyum lebar.

Aris juga menyempatkan diri memeriksakan kesehatan. “Sehat itu mahal. Walaupun saya punya BPJS, saya jarang pakai. Pemeriksaan seperti ini penting sekali, apalagi gratis dan mudah aksesnya,” katanya.

Sementara itu, peserta jalan sehat Wulan (35) mengatakan HKN menjadi kesempatan bagi warga untuk berolahraga bersama keluarga.

“Kami bisa olahraga bareng dan sekalian cek kesehatan gratis. Banyak hadiahnya juga. Semoga tahun depan acara ini tetap berlanjut dan makin meriah,” ujarnya.

Melalui rangkaian HKN ke-61, Pemprov Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas.

Hadirnya Gratispol, keterlibatan UMKM, serta kolaborasi lintas sektor menjadi upaya memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kita ingin masyarakat tahu status kesehatannya sejak dini. Dengan komitmen bersama, kita bisa mewujudkan generasi sehat menuju masa depan yang hebat,”pungkasnya.

YANI | WONG | ADV Diskominfo Kaltim

Comments are closed.