BeritaKaltim.Co

Pemeriksaan Anak Gratis di HKN Kutim 2025, Strategi Baru Tekan Stunting

BERITAKALTIM.CO — Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali diperkuat melalui layanan pemeriksaan kesehatan anak yang digelar pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Polder Ilham Maulana, Rabu (26/11/2025). Ribuan warga hadir untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis anak yang disiapkan Dinas Kesehatan Kutim.

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan tumbuh kembang balita, pengecekan kesehatan anak usia sekolah, serta edukasi gizi dan imunisasi. Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean orang tua yang ingin berkonsultasi tentang kondisi kesehatan dan perkembangan anak mereka.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menegaskan bahwa deteksi dini menjadi langkah paling penting untuk menekan risiko stunting.

“Pemeriksaan ini adalah bentuk komitmen kami menjaga mereka sejak dini. Deteksi dini itu kunci agar anak tidak mengalami gangguan yang berdampak jangka panjang,” ujarnya.

Edukasi Gizi hingga Imunisasi Diperkuat

Selain layanan pemeriksaan, para dokter dan tenaga kesehatan memberikan edukasi terkait pola makan bergizi, jadwal imunisasi, serta pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak. Edukasi diberikan karena sebagian besar kasus stunting terjadi akibat kurangnya pengetahuan orang tua tentang kebutuhan nutrisi dan kesehatan anak.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk menyerukan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, terutama bagi warga yang tinggal di pedesaan dan memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan spesialis.

Program Akan Diperluas ke Kecamatan Lain

Dinas Kesehatan Kutim menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan diperluas ke kecamatan lain sebagai bagian dari strategi jangka panjang penurunan angka stunting. Pemerataan akses layanan kesehatan anak dinilai penting untuk memastikan seluruh wilayah Kutai Timur mendapatkan perhatian yang sama.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa momentum HKN ke-61 bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata aksi kesehatan preventif yang diharapkan mampu menurunkan prevalensi stunting secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

IMAMIR | WONG | ADV

Comments are closed.