BERITAKALTIM.CO – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan kemudahan akses layanan publik melalui sistem layanan terintegrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tamrin. Inovasi tersebut disampaikan oleh Penata Perizinan Ahli Pertama DPMPTSP Bontang, Mia Dwi Fitri.
Mia menjelaskan, inovasi berbasis digital ini menghubungkan seluruh layanan dari 12 gerai yang beroperasi di MPP Tamrin, Gedung Pasar Taman Rawa Indah. Melalui satu sistem microsite terpadu, masyarakat dapat mengakses semua informasi dari berbagai gerai hanya melalui satu tautan.
“Melalui microsite ini, seluruh informasi layanan publik disatukan dalam satu sistem. Masyarakat tidak perlu lagi membuka banyak sumber atau datang ke beberapa tempat. Semua layanan bisa dilihat dalam satu platform,” jelasnya.
Saat ini terdapat 12 gerai layanan yang aktif di MPP, meliputi layanan administrasi kependudukan oleh Dinas Dukcapil, pelayanan perizinan melalui OSS di gerai PTSP, layanan Samsat, PDAM, dan sejumlah instansi lainnya. Setiap gerai memiliki jenis layanan spesifik, seperti pengurusan Kartu Keluarga (KK), akta kematian, izin usaha, hingga pembayaran administrasi kendaraan.
Mia menegaskan bahwa tujuan dari inovasi ini adalah meningkatkan transparansi informasi serta memudahkan masyarakat mengakses layanan tanpa kebingungan mencari sumber informasi dari berbagai kanal berbeda.
Dengan hadirnya layanan digital terintegrasi ini, DPMPTSP Bontang berharap kualitas pelayanan publik makin cepat, efisien, dan terjangkau bagi seluruh warga.
NURD | WONG | ADV
Comments are closed.