BERITAKALTIM.CO — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa olahraga tenis resmi masuk sebagai salah satu cabang olahraga unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), sementara padel belum termasuk dalam daftar tersebut. Pernyataan ini disampaikan Erick saat bertemu pengurus dan atlet Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) di Jakarta, Selasa.
Erick menjelaskan bahwa saat ini DBON memuat 17 cabang olahraga unggulan, antara lain atletik, bulu tangkis, angkat besi, panahan, renang, sepak bola, dan lainnya. Namun, pemerintah tengah menyusun revisi DBON terbaru yang akan memuat 21 cabang olahraga unggulan.
“Tenis itu masuk di 21 cabang unggulan DBON, padel belum. Tapi ke depan ada sistem promosi dan degradasi,” ujar Erick.
Ada Sistem Promosi–Degradasi Antar Cabang Olahraga
Erick menegaskan bahwa dalam DBON yang baru, pemerintah menerapkan model promosi dan degradasi untuk memacu persaingan antarcabang olahraga. Setiap cabang yang tidak mampu menunjukkan prestasi dapat digeser oleh cabang lain yang lebih berpotensi.
Menurut Erick, sistem tersebut dirancang agar pembinaan olahraga menjadi lebih kompetitif dan transparan.
“Kalau cabor unggulan mengalami krisis prestasi, posisinya bisa digeser oleh cabor lain yang justru berprestasi, termasuk padel,” jelasnya.
Pengumuman Resmi Akan Jadi Payung Hukum Pembinaan Olahraga
Erick menambahkan bahwa daftar 21 cabang olahraga unggulan akan diumumkan secara resmi. Penetapan ini penting karena menjadi dasar hukum bagi administrasi negara, sekaligus mempengaruhi arah pembinaan atlet nasional.
“Kami ingin terbuka. Ini kesempatan bagi cabang olahraga menata diri jika ingin masuk daftar unggulan,” tegas Erick.
Dengan masuknya tenis ke dalam daftar unggulan DBON, pemerintah berharap prestasi cabang tersebut semakin meningkat di kancah internasional. Sementara itu, cabang olahraga padel memiliki peluang menyusul apabila mampu menunjukkan prestasi signifikan di tingkat global.
ANTARA | WONG
Comments are closed.